Desa Tanjung Mas di Aceh Singkil Jadi Desa Budaya Terbaik Nasional

hilmar_farid_direktur_jendral_kebudayaan_kementrian_pendidikan_kebudayaan_riset_dan_teknologi_ri_serahkan_penghargaan_desa_budaya_terbaik_tanjung_mas_kecamatan_simpang_kanan_kabupaten_aceh_singkil

KBRN, Aceh Singkil : Menyandang status kabupaten miskin di Provinsi Aceh, tidak menghalangi Aceh Singkil, mengukir banyak prestasi.

Tentu masih diingatan, ketika Festival Pulau Banyak, menjadi juara pertama Anugerah Pesona Indonesia (API) dalam kategori festival pariwisata, di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 30 November 2021 lau.

Kini Tanjung Mas, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, dinobatkan jadi terpilih desa budaya terbaik Nasional.

Menyandang status kabupaten miskin di Provinsi Aceh, tidak menghalangi Aceh Singkil, mengukir banyak prestasi.

Tentu masih segar diingatan, ketika Festival Pulau Banyak, menjadi juara pertama Anugerah Pesona Indonesia (API) dalam kategori festival pariwisata, di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 30 November 2021 lau.

Kini giliran Tanjung Mas, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, dinobatkan jadi terpilih desa budaya terbaik Nasional.

Menurutnya penghargaan tersebut yang paling berhak menerimanya tentu saja Keuchik Tanjung Mas, pendamping desa budaya serta semua pemerhati budaya.

Sebab mereka yang paling berjasa, hingga Tanjung Mas, terpilih sebagai desa budaya terbaik Nusantara.

Sementara itu, Wanhar Lingga Pendamping Kebudayaan Desa mengatakan, perestasi yang diraih merupakan titik awal kebangkitan desa dalam berbudaya.

"Semoga dengan kegiatan ini kedepan pelestarian budaya terus eksis," ujar Wanhar.

Wanhar mengucapkan terima sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang terlibat, sehingga desa Tanjung Mas terpilih menjadi desa budaya terbaik tingkat nasional tahun 2021.

Kepala Desa Tanjung Mas, Sabirin Malau, mengaku tak menyangka desanya terpilih menjadi desa budaya terbaik.

"Di luar dugaan. Ditetapkan saja menjadi desa budaya sudah sangat senang. Apalagi terpilih menjadi desa budaya terbaik tingkat Nasional," kata Sabirin Malau.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar