Prihatin, di Singkil Gaji Guru Honorer dan Operator Sekolah Masih di Bawah Standar

M. Najur M. PD Ketua PGRI Aceh Singkil

KBRN, Singkil : Honor atau upah guru honorer (tenaga bakti) dan tenaga kependidikan (Operator sekolah) di Kabupaten Aceh Singkil masih tergolong sangat memprihatinkan. Sebab, rata - rata perbulan yang mereka terima hanya berkisar antara Rp. 200.000 - 300.000. Meskipun tugas dari tenaga pendidik dan Kependidikan tersebut, sangat mulia dan bermanfaat untuk kemajuan suatu Daerah. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Singkil, M. Najur, M. PD. Saat berbincang - bincang dengan RRI. Senin (29/11/2021).

Menurut Najur, honor atau upah tenaga kependidikan operator sekolah di Kabupaten Aceh Singkil saat ini sangat jauh dari harapan. 

" Kita berharap dan meminta Pemerintah harus memperjelas status dan membuat regulasi yang mengikat mengatur tentang pembayaran  honor tenaga kependidikan operator sekolah," Kata M. Najur 

Sebab,  sebut Najur tenaga Operator ini merupakan napas atau nadinya sekolah - sekolah dari segi data. Baik data siswa, sekolah, tenaga pendidik (guru). Serta sejumlah data lainnya,  yang tergabung dalam Dapodik.

" Tidaklah salah jika Pemerintah memberikan kesejahteraan (honor) para tenaga operator sesuai atau setara dengan Upah Minimum Pekerja (UMP)," Tambahnya 

Minimal pada posisi angka Rp. 1,5 juta perbulannya. Karena selama ini, jelas Najur pembayaran honor atau upah dari tenaga operator dan sejumlah Guru honorer (Tenaga Bakti) di bebankan kepada kebijakan sekolah. Yaitu, melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah  (BOS) sekolah masing-masing.

" Dari 1.800 orang tenaga operator sekolah dan Guru honorer di Kabupaten Aceh Singkil, hanya terdapat sekitar 600 orang yang  bari tertampung pembayaran honor atau upah mereka melalui  Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK)." Terang Najur.

Disamping itu, Najur juga menyebutkan. Minim dan rendah pembayaran upah sejumlah para guru honorer dan tenaga operator sekolah di Kabupaten Aceh Singkil. Melalui momentum Peringatan  Hari Ulang Tahun Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-76, dan Hari Guru Nasional (HGN) 2021. Kamis (25/11/2021) lalu, di hadapan Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid. Serta sejumlah pejabat Forkopimda lainnya, dan disaksikan Ketua PGRI Aceh. Al- Munzir. Kemudian Kepala Sekolah (Kepsek) dan Guru. Ia juga sudah menyampaikan agar Pemerintah Daerah (Pemda), membuat kebijakan terbaru. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar