80 Persen Ternak Bergejala PMK Mulai Membaik

KBRN, Aceh Singkil:  Sebanyak 80 persen ternak di Aceh Singkil yang diperkirakan bergejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mulai membaik.  Dari 28 ekor yang memiliki gejala penyakit tersebut langsung diberikan pengobatan, agar terhindar dari kematian.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Aceh Singkil, Kuatno, SP, kepada RRI mengatakan meski belum mendapat hasil lab penyakit tersebut,

 “Memang di Daerah Selok Aceh ada kena gejala sebanyak 24 ekor.   Yang diambil sampel 10 ekor.  Sekarang kita menunggu hasil lab dari sana.  Kemarin sudah saya telepon, kita informasi mungkin dalam minggu ini.  Karena di lab banyak, Karena bukan Aceh Singkil saja. Walaupun demikian sambil menunggu  Kita pengobatan terus, alhamdullilah, kita dapat laporan dari petugas, ternak itu sudah berubah, sudah mulai makan. Jadi diperkirakan sudah ada perubahan kurang lebih 80 persen mendekati sembuh,” katanya.

Ditambahkan Kutano, selain melakukan pengobatan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Aceh Singkil juga melakukan penyemprotan disinfektan ke kandang ternak.

“Kita ada bantuan disinfektan, kita semprot kandang-kandang yang ada di Aceh Singkil.  Kita usahakan, belum semua.  Beberapa desa sudah kita semprot, supaya kandang itu streril.  Dan juga kita sarankan ke Petani supaya kandang streril.  Hati-hati kalau ada gejala ” pungkasnya.

Pantauan sementara titik rawan penyakit ternak yaitu di Desa Pea Bumbung, Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil.  Untuk mencegah penyebaran penyakit kepada ternak lainnya, Kuatno menghimbau apabila petani menemukan ada gejala PMK terhadap ternak, agar segera melakukan isolasi terhadap ternak. 

“Penyakit ini gampang menular, sesama ternak, terutama ternak berkuku dua.  ,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar