Diduga Sempat Aktif dan Menerima Gaji, Tim Audit Inspektorat Dalami Berkas Tiga ASN PDTH di Singkil

Inspektur Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil. H. M. Hilal

KBRN Singkil : Tim audit Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, saat ini sedang mempelajari dan akan melakukan audit berkas terhadap tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aceh Singkil yang dijatuhi sanksi berat ASN pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat akibat perbuatannya melakukan penyalahgunaan wewenang dan jabatan.

Hal tersebut dilakukan, karena sebelumnya ketiga PNS yang diberhentikan itu, dikabarkan sempat kembali aktif bertugas dan menerima upah (gaji) seperti biasa sambil mengajukan gugatan terhadap putusan Pengadilan tentang PDTH terhadap mereka.

Inspektur  Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil, H.  Muhammad Hilal, SH, M. Si ketika dikonfirmasi RRI membenarkan, saat tim dari Inspektorat ini sedang mempelajari peraturan dan dokumen terkait ketiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah dipecat, sebelum melangkah dilakukan audit.

Menurutnya, audit yang akan dilakukan terkait dengan penghasilan atau gaji yang sempat diterima ketiga PNS meski telah mendapatkan putusan PDTH.

Meskipun ia mengatakan, dirinya belum bisa memastikan apakah ketiga PNS Ini nantinya akan melakukan pengembalian atau tidak. Jika memang ada temuan.

Untuk itu, sebelum menetapkan suatu putusan tim terlebih dahulu masih mempelajari peraturan - peraturan yang berlaku terkait dengan kasus yang lakukan tiga PNS tersebut.

“Kita lihat dulu permasalahannya seperti apa permasalahannya, saat ini sedang dilakukan proses Audit .” Sebut H. M Hilal, SH, MSi saat berjumpa dengan sejumlah wartawan di Kantor Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Singkil.

Sekedar diketahui, sebelumnya Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) Ketiga PNS Pemkab Aceh Singkil tersebut, disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil, Aceh. Melalui Pengembangan Sumberdaya Aparatur,  Afridanur kepada sejumlah wartawan beberapa bulan yang lalu, karena yang bersangkutan telah melanggar UU No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasal 87 Ayat 4 Huruf b.

Dimana, ASN Pemkab Aceh Singkil yang diberhentikan dengan tidak hormat tersebut sempat dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Karena terbukti  melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar