Sempat Beroperasi, KM. Tailana Kembali Of Berlayar. Ini Alasannya

KM. Tailana Tertambat di Tambatan Perahu Eks Pelabuhan Singkil

KBRN, Singkil : Kapal cepat milik Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, yaitu KM. Tailana dikabarkan sempat beroperasi yang dikelola dan diserahkan kepada pihak Ketiga  CV. Sabena Singkil Jaya beberapa bulan sepanjang tahun 2021. 

Namun akhir - akhir ini, Kapal senilai Rp 4,5 miliar tersebut, kembali mendapatkan sorotan publik karena tidak berlayar (Of), dan tertambat di pelabuhan Socfindo, Singkil, Aceh Singkil. Ternyata, disebabkan  tidak tersedianya anggaran operasional. Serta harus mendapatkan perawatan rutin (Naik Docking).

Padahal, Kapal yang berkapasitas atau bermuatan 56 penumpang (Seat) ini sangat  membantu kebutuhan transportasi cepat Singkil-Pulau Banyak dan sebaliknya. Terutama, untuk menunjang sektor Pariwisata di Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, Aceh. Sebagai alat transportasi bagi wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Singkil, melalui Kabid Lalulintas dan Angkutan. Abdur Rahman, saat dikonfirmasi RRI. Jum'at pagi (20/05/2022)

" Tahun ini anggaran operasional tidak tersedia. Sehingga, terpaksa kapal kita Of- kan (Stop) untuk sementara waktu." Sebut Rahman

Akan tetapi, untuk memaksimalkan kembali pemanfaatan Kapal. Rahman mengungkapkan sudah ada pihak ketiga yang meminta kerjasama operasional (KSO) kapal dengan biaya pribadi. 

Bahkan, pihak Dishub Aceh Singkil menyambut  positif tawaran kerjasama tersebut dan menunggu arahan pimpinan serta mekanisme kerjasama operasional (KSO).

" Yang jelas, kita tetap berupaya mencari pihak ketiga yang akan menjalankan dan mengoperasilan Kapal tersebut sesuai dengan aturan." Tambahnya 

Disamping itu, ketika disinggung masa tenggang waktu terhentinya kapal tidak dapat lagi berlayar karena tidak adanya anggaran atau biaya operasional. Rahman menyebutkan sudah memasuki bulan 4 bulan tahun 2022.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar