THR Belum di Bayar, Sejumlah Karyawan PT. Nafasindo Singkil Mengadu Ke Disnaker

Sejumlah karyawan yang dikonfirmasi di Kantor Disnaker

KBRN, Singkil : Puluhan karyawan dari PT. Nafasindo Aceh Singkil, Aceh, yang tergabung dalam FSPMI PT. Nafasindo mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker dan Transmigrasi). Senin (25/04/2022).

Kedatangan para buruh itu, untuk menyampaikan nasib mereka dengan membuat pengaduan tentang permohonan permintaan pembayaran pembiayaan tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 1.443, dan Upah bulan Maret 2022  yang hingga kini belum terealisasikan. 

" Selain mengadu tentang belum terealisasikanya pembiayaan THR, Upah bulan lalu juga belum kami terima." Kata Rasuluddin ML, Selaku Sekretaris Penanganan Unit Kerja (PUK) FSPMI. PT. Nafasindo Aceh Singkil

Kemudian Rasuluddin ML juga berharap, pihak Disnaker dan Transmigrasi Aceh Singkil juga secepatnya setempat bisa memfasilitasi kejelasan kepada sejumlah karyawan yang dilakukan oleh perusahaan secara sepihak.

" Sebab menurutnya pemutusan kerja sepihak di anggap melanggar UU Nomor 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja." Tambahnya 

Kemudian Rasuluddin menambahkan, jika tuntutan mereka tidak dapat direalisasikan oleh pihak perusahaan. Selain dirinya bersama dengan sejumlah karyawan lain telah membuat laporan kepada Gakkum Provinsi. Kedepan,  ia juga berencana akan membuat pengaduan kepada penegak hukum.

Ditempat terpisah ketika di konfirmasi Kepala Disnaker dan Transmigrasi Aceh Singkil, melalui Kabid Ketenagakerjaan  Cut Hasniati SH, MH, kepada RRI membenarkan kedatangan sejumlah karyawan PT. Nafasindo tersebut menyampaikan pengaduan tentang tuntutan pembayaran THR. 

" Sedangkan terkait dengan persoalan pemutusan kerja sepihak yang dilakukan  perusahaan PT. Nafasindo, pihaknya akan berkonsultasi dan melimpahkan kepada pengawas perusahan di Provinsi." Terang Cut Hasniati

Hingga berita ini diturunkan, Reporter RRI belum mendapatkan informasi resmi terkait alasan perusahaan PT. Nafasindo belum membayarkan THR dan Upah bulan Maret 2022 puluhan karyawan, dan pemutusan kerja sepihak yang di lakukan oleh Perusahaan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar