Dari 49 Dayah di Kabupaten Aceh Singkil baru 24 yang sudah Terakriditasi

Putri Juliana Kabid Pendidikan Dayah Aceh Singkil

KBRN, Aceh Singkil : Dari 49 dayah atau yang biasa di sebaut dengan pondok pasantren yang ada di Kabupaten Aceh Singkil hingga akhir tahun 2021 baru 24 yang  sudah memiliki Izin operasional, (Terakriditasi) yang tersebar di 11 Kacamtan di aceh singkil.

Dayah yang memiliki izin operasional tersebut karena sudah memenuhi syarat salah satunya memiliki santri minimal 15 orang yang tinggal di pondok pasantren, memiliki ustad dan ustazah, memilki balai dan memiliki ruang belajar yang memadai.

“ Setiap tahun kita tetap melakukan pembinaan bagi Dayah yang belum mengusulkan untuk akriditasi, begitu juga dengan dayah yang belum puas dengan hasil akdritasinya masih di bawah A atau yang disebut sekarang  seperti non tipe masih tetap bisa melanjutkan mengurus akritasi dengan mempersiapkan syarat – syarat yang selama ini masih kurang” Kata Kepala Bidang Pendidikan Dayah Dinas Syariat Islam Aceh Singkil Putri Zuliana S.Pd kepada RRI.

 “Namun walupun  masuk dalam non tipe tetapi untuk mengususlkan bantuan mereka uda bisa, karena mereka uda  terdaftar Dinas Dayah provinsi, tapi  jika belum memiliki akreiditasi  maka pemerintah belum bisa memberikan bantuan” Tambah Putri.

Dikatakan Putri Zuliana dari 49 Dayah yang ada, dua diantranya yang memiliki santri terbanyak yaitu Dayah Darul Muta’Alimin yang terletak di Desa Tanah Merah Kecamatan Gunung Meriah dengan jumlah santri sebanyak seribu lebih dan dayah  Darul Hasanah di Desa Kilangan Kecamatan Singkil. Karena dua dayah ini merupakan dayah tertua yang ada di Kabupaten Aceh Singkil sehingga sampai saat ini dayah sudah memiliki alumni mencapai ribuan .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar