Peduli Korban Narkotika, Pemkab - Kejari Bentuk Balai Rehabilitasi Napza di Singkil

Kejari - Pemkab Sepakat Bentuk Balai Rehabilitasi Napza di Aceh Singkil

KBRN, Singkil : Peduli dengan korban penyalahgunaan Narkotika, sementara tim Badan Narkotika Kabupaten (BNK) yang bertugas sebagai wadah atau sarana untuk rehabilitasi bagi penyalahgunaan dan pencandu narkotika belum terbentuk di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat membentuk Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa, yang di pusatkan di ruangan Pinere Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, Aceh.

Dengan tujuan, selain sebagai rujukan bagi para korban penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Juga pembentukan Balai Rehabilitasi ini, merupakan ikhtiar bersama pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana rehabilitasi korban penyalahgunaan dan pecandu narkoba.

Hal tersebut dibenarkan Direktur RSUD Kabupaten Aceh Singkil, dr. Nila Hernita Saragih, Sp.P.

Diterangkan dr. Nila Hernita Saragih, setelah dilakukan penandatanganan kerjasama. Sejumlah sarana dan prasarana (ruangan dan tenaga dokter) sudah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan. 

Meskipun ia mengakui, hingga saat ini, belum adanya laporan dan cacatan pasien rehabilitasi napza yang tertangani di RSUD Aceh Singkil. 

" Dengan memanfaatkan ruang Pinere, yang ada di RSUD dan dokter spesialis kejiwaan. Serta perawat poly jiwa kami siap memberikan pelayanan bagi pasien rehabilitasi napza." Sebut dr. Nila Hernita Saragih

Disamping itu, dr. Nila Hernita Saragih juga mengapresiasi dan mendukung penuh program Rehabilitasi Napza Adhyaksa di Kabupaten Aceh Singkil. 

Ditempat terpisah, hal senada juga di sampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Singkil. Iskandar SE, terkait dukungan terbentuknya Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di Aceh Singkil.

Menurut Iskandar, selain membantu tugas dan tanggung jawab moral Pemkab setempat untuk menangani korban penyalahgunaan Narkotika jika ada di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. 

Juga, kedepan pihaknya komit akan memberikan dukungan pemberdayaan ekonomi bagi korban penyalahgunaan setelah menjalani rehabilitasi dari RSUD. 

Seperti diketahui, kesepakatan antara Pemkab - Kejari setempat membentuk adanya Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di Aceh Singkil. Juga sudah tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama, yang tertuang dalam suatu keputusan, pada  Rabu (06/07/2022) lalu.

Kesepakatan tersebut, langsung di tanda tangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Muhammad Husaini, S.H.,M.H. Kemudian Kepala Dinas Sosial,  Drs. Iskandar. Serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Aceh Singkil, Dr. Nila Hernita Saragih, Sp.P.

Dengan harapan, melalui Pembentukan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa ini, tersedianya sarana rehabilitasi bagi penyalahguna dan pencandu narkotika.

Kemudian rehabilitasi tersebut, juga  dimaksudkan kedepan dapat memulihkan penyalahguna narkotika dan tidak ketergantungan dengan barang terlarang itu. Sehingga, korban baik pulih secara fisik, mental dan bahkan dapat kembalu diterima di lingkungan sosialnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar