Lecehkan Santriwati, Seorang Guru Ngaji Ditangkap Polisi

KBRN, Aceh Singkil:  Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Singkil menangkap seorang guru  pelaku pelecehan seksual berinisial AB (41).  AB ditangkap atas laporan orangtua CN (16), santriwati di salah satu Sekolah Agama di Aceh Singkil.  CN merupakan korban dari pelecehan seksual pada tahun 2021 .

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Iin Maryudi Helman SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, AKP Abdul Halim, S.H, kepada wartawan mengatakan pihaknya  berhasil mengungkap tindakan AB setelah menerima laporan keluarga.

“Kami telah berhasil mengungkap pelaku dugaan perkara pidana pelecehan seksual  yang terjadi di Sekolah Agama,” ujar, AKP Abdul Halim, Senin (13/06/2022).

Dijelaskan AKP Abdul, pelecehan seksual yang dilakukan pelaku AB terbongkar dikarenakan korban CN  mengalami trauma.  Bahkan  ia  tidak mau  lagi belajar di Sekolah Agama tersebut.  Pelecehan diketahui setelah  korban menceritakan apa yang dialaminya kepada orangtuanya.

“Perbuatan tak terpuji pelaku terjadi pada September 2021.  Pelaku menyuruh korban datang kerumahnya untuk membantu pekerjaannya. Pada saat mengerjakannya di teras rumah, pelaku yang ada di dalam sekolah agama melihat istri berada di dalam rumah, kemudian pelaku mendekati korban dari arah belakang dan memeluk tubuh korban dengan kedua tangan,” terang Abdul.

“Korban hanya diam saja, dan pelaku lihat pekerjaan tersebut belum selesai, kemudian pelaku masuk ke dalam rumah, setelah beberapa menit kemudian pelaku balik lagi dan memegang paha kiri korban.” Jelas AKP Abdul.

AKP Abdul Halim mengatakan pelaku saat ini  sudah diamankan di Polres Aceh Singkil.  Namun pihaknya masih akan mendalami kasus tersebut  untuk mengecek kemungkinan korban lainnya.

“ Pelakunya sudah kita amankan, perkaranya masih kami dalami untuk ada atau tidaknya kemungkinan korban lainnya,” pungkas Kasat Reskrim.

Adapun pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yaitu Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar