Terlibat Kasus KMP Singkil-3, 7 PNS Terseret Menjadi Tersangka Baru dan Ditahan

Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan KMP Singkil-3

KBRN, Singkil : Kembangkan penyidikan Kasus dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Singkil-3, Tim Penyidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkil menyeret dan menahan 7 orang tersangka baru. Selasa (24/05/2022).

Ketujuh tersangka tersebut, sebelumnya merupakan tim Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kantor Bupati Aceh Singkil. yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan diduga ikut berperan memenangkan perusahaan CV. Dewi Sinta, yang tidak memenuhi persyaratan administrasi dan teknis sebagai pemenang dalam pengadaan Kapal Singkil-3 sehingga ditemukan perbuatan melawan hukum.

" Setelah dilakukan penetapan tersangka, kita langsung dan melakukan menahan tujuh tersangka baru hari ini." Sebut Muhammad Husaini SH, MH, yang di dampingi Kasi Pidsus Muhammad Syahroni Rambe dan Kasi Intel. Budi Febriandi, SH 

Masing - masing tersangka baru yang dilakukan penahanan hari ini hingga 20 hari kedepan. Yakni,  M, AD, MS, HJ, HF, AP, EI sebagai Pokja ULP PJB Aceh Singkil, terkait dugaan korupsi Pengadaan  Kapal Penumpang pada Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil (DAK AFIRMASI) Tahun Anggaran 2018 senilai Rp. 1,1 Miliar lebih.

" Bahwa penahanan terhadap tersangka HJ, M, AD, MS, HF, AP, EI dilakukan penahan terhitung sejak 24 Mei s/d 12 Juni 2022." Tambahnya

Lebih lanjut diungkapkan Muhammad Husaini, dengan ditetapkanya tersangka bari dalam perkara atau kasus dugaan korupsi pengadaan Kapal Singkil-3 tersebut. Hingga saat ini,  Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkil sudah menetapkan sebanyak 9 orang tersangka.

" Berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh HJ, M, AD, MS, HF, AP, EI melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) KUHPidana." Beber Muhammad Husaini

Bahkan Muhammad Husaini menegaskan, dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Kapal Singkil-3 tersebut akan segera dituntaskan, dengan  melakukan pendalaman.

Sekedar diketahui,  sebelum ditetapkan 7 tersangka baru pada penangan Perkara ini,  tim penyidik Kejaksaan setempat  juga  telah melakukan penahanan terhadap “EH” selaku Mantan Kadishub Aceh Singkil Priode 2017-2022. Serta  “T” selaku Direktur CV. Dewi Shinta sebagai penyedia barang/kapal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar