Panglima-TNI: Prajurit Terlibat Kekerasan Pakai Senjatan Dipecat

KBRN, Jakarta: Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar rapat dengan jajaran Bidang Hukum TNI, dan para Komandan Pusat Polisi Militer dari tiga matra beberapa waktu lalu. Rapat itu guna menindaklanjuti penanganan pelanggaran hukum disiplin militer oleh prajurit TNI di beberapa daerah. 

Para komandan dari ketiga matra melaporkan bahwa dari sejumlah berkas kasus perkara akan segera dilimpahkan ke pengadilan militer oleh Oditurat Militer. Sedangkan sisanya masih dalam tahapan penyidikan lebih lanjut. 

Mendapat laporan tersebut, Andika Perkasa memerintahkan untuk memecat prajurit TNI yang terbukti bersalah dalam tindakan kekerasan menggunakan senjata.

"Oke bagus, pokoknya kalau yang sudah melibatkan tindakan kekerasan dengan senjata, pastikan dia dipecat," ucap Andika di YouTube Jenderal Andika Perkasa, dikutip Senin (24/1/2022). 

Dia menjelaskan, pemecatan diberlakukan bagi seluruh prajurit, baik itu menyebabkan hilangnya nyawa ataupun tidak. Pasalnya, bila telah menggunakan senjata maka sudah ada unsur niat, berbeda dengan tangan kosong. 

"Lain kalau misalnya tangan kosong masih beda lah, tapi kalau sudah menggunakan alat, senjata tajam harus dipecat," jelasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar