Paradila Anissa Saphira Terpilih jadi Puteri Indonesia NTB 2019

KBRN, Mataram : Setelah melalui proses seleksi, karantina dan penjurian di Wyndham Sundancer Resort Lombok Sekotong, Lombok Barat,  Paradila Anisa Saphira akhirnya dipilih oleh dewan juri sebagai Puteri NTB Indonesia NTB tahun 2019.

Paradila dinyatakan menjadi winner setelah beberapa tahapan penilaian dilakukan secara professional. Ia mengungguli 19 kontestan lain yang masuk dalam 20 besar. Lalu Runner up I, terpilih Syarifa Farhani dari Kabupaten Lombok Tengah. Dan runner up II, terpilih Sherly Anastesia dari Kota Bima.

Dila, panggilan akrabnya, lahir di Sumbawa Besar, 27 Oktober 1996 dan tinggal di Kota Mataram. Ia masih tercatat sebagai mahasiswi dokter gigi di salah satu perguruan tinggi swasta di Jogjakarta. Selanjutnya, ia akan mempersiapkan diri menjadi wakil NTB pada ajang pemilihan puteri Indonesia 2019 pada Februari-Maret 2019 ini. 

Penobatannya sebagai Puteri Indonesia NTB tahun 2019 dilakukan langsung pada pelaksanaan grand final pemilihan Puteri Indonesia NTB di area Wyndham Sundancer Resort Lombok pada Sabtu malam 26 Januari 2019.

Mahkota puteri disematkan oleh Puteri Indonesia NTB tahun 2018, Baiq Lukita Kirana Putri. Disaksikan Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra. Pemilihan puteri Indonesia NTB dengan support penuh Wyndham Sundancer Resort Lombok tergolong cukup sukses. Meski minim campur tangan pemerintah daerah. 

Sejumlah tamu undangan hadir langsung memeriahkan, dari Polda NTB, Korem 162/WB, Pemkab Lombok Barat dan Camat Sekotong, Lalu. Pardita Utama. Serta sejumlah tamu undangan dan partisipan dari berbagai wilayah di Lombok dan Sumbawa turut hadir.

Mengusung tema “Colourful  West Nusa Tenggara”, pelaksanaan grand final pemilihan Puteri Indonesia NTB tahun 2019 berjalan sukses dan meriah. Sejumlah kegiatan hiburan, dan atraksi dari tim Wyndham Sundancer Resort Lombok menambah semarak.

Senior Corporate Communication Mustika Ratu, Mega Angkasa, MM yang turut menjadi salah satu dewan juri menyampaikan apresiasinya atas suksesi pemilihan Puteri Indonesia NTB tahun 2019.

“Kita sudah mendapatkan calon Puteri Indonesia dari NTB yang cukup berbobot. Tingginya diatas rata-rata, hampir 170 cm, cantik dan berwawasan luas dari interview yang kita lakukan,” kata Mega, Minggu (27/01/2019).

Harapannya, pemenang yang mewakili NTB akan mampu bersaing di ajang nasional. “Wakil NTB ini akan menembus top 3 mewakili Indonesia di ajang internasional,” tambahnya. 

Kabar gembira lain yang juga ia sampaikan, setelah beberapa kali NTB mengalami musibah gempa, akhirnya Mustika Ratu dan Yayasan Puteri Indonesia menyepakati dan menetapkan, pemilihan tema untuk pelaksanaan pemilihan Puteri Indonesia tahun 2019 mengusung kearifan lokal Nusa Tenggara Barat.

“Kita ingin mengembalikan ekonomi, geliat pariwisata NTB yang sempat collaps. Dan hari Senin kamu akan audensi dengan Bang Zul, Bapak Gubernur untuk kami sampaikan hasil pemilihan ini dan mempersiapkan diri untuk pengangkatan tema NTB pada ajang nasional,” ujarnya.

“Nusa Tenggara Barat harus bangkit, tak boleh berlama-lama dalam kesedihan. Dan harus dikembalikan geliat ekonomi dan seluruh aktifitas masyarakat seperti sebelumnya,” kata Mega Angkasa lewat ajang pemilihan Puteri Indonesia.

Mengangkat tema NTB, akan mengedepankan penggunaan kain tenun lokal. Kemudian mengeksplorasi potensi sumber daya alam di Pulau Lombok dan Sumbawa. Kesempatan ini menjadi momentum NTB menjadi pusat perhatian dunia. 

“Akan dilakukan syuting di Lombok, dan serangkaian kegiatan akan dilaksanakan disini. Secara otomatis Nusa Tenggara Barat akan di bicarakan diajang internasional,” ujar Mega Angkasa.

General Manajer Wyndham Sundancer Resort Lombok, Nanang Supriadi turut bersyukur, pemilihan Puteri Indonesia NTB berjalan cukup sukses. Sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat, serta stakeholders yang mendukung.

Acara pemilihan puteri Indonesia NTB menurutnya sengaja di kemas sedemikian rupa untuk membangkitkan kembali pariwisata Lombok dan Sumbawa. Rencananya akan dilaksanakan continue setelah dilakukan komunikasi intens dengan Yayasan Puteri Indonesia. 

“Harapan kita, kegiatan ini akan mensupport Lombok sebagai daerah wisata, terutama juga Sekotong akan semakin mendunia,” papar Nanang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00