Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Olah Sampah Botol Plastik Jadi Meja dan Kursi

KBRN, Semarang : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) UIN Walisongo Semarang di Dusun Kemujan Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara olah sampah botol plastik menjadi kursi dan meja. Adapun sampah botol plastik didapat hasil jelajah di pulau Bengkoang pada Minggu, (27/1/2020).

Koordinator divisi lingkungan posko 76 KKN MIT UIN Walisongo Dusun Batulawang Kelurahan Kemujan Kecamatan Karimunjawa, Jajang Muhariyansah menerangkan, kegiatan pengolahan sampah botol plastik bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya peduli lingkungan dan meningkatkan kreativitas masyarakat.

"Tim KKN UIN menyusuri pulau bersama dengan pemuda desa Kemujan, mengambil sampah plastik hingga mendapatkan sekitar lima belas kantong Trashbag penuh terisi botol plastik. Nantinya botol-botol plastik itu akan dimanfaatkan sebagai Ecobrick untuk membuat kursi dan meja yang akan di tempatkan di alun-alun kampung Bugis dusun Batulawang," imbuhnya.

Alasan mengagas program ini, dikatakan karena untuk meningkatkan kreativitas warga dan menggaet minat wisatawan, juga memanfaatkan sampah botol plastik yang cukup banyak di pulau Bengkoang, Kecamatan Karimunjawa.

"Seusai kegiatan ini, diharapkan masyarakat bisa lebih kreatif dalam memanfaatkan sampah plastik sebagai media kreativitas warga," ujarnya. 

Sementara itu pemuda desa Batulawang  Anwar mengungkapkan, warga dusun Batulawang Kelurahan Kemujan Kecamatan Karimunjawa, biasanya hanya memanfaatkan botol plastik untuk menanam rumput laut saja. Ditambah, sebelumnya, belum ada inisiatif memanfaatkan sampah untuk Ecobrick.

"Biasanya warga di sini memanfaatkan sampah botol plastik untuk menanam rumput laut saja, tidak ada inisiatif lain untuk dibuat apapun," ujarnya..

Ditempat yang sama, ketua pemuda desa Batulawang, Hamka mengapresiasi kegiatan kelompok KKN MIT UIN Walisongo posko 76. Ia berharap bisa melanjutkan pembuatan Ecobrick saat mahasiswa menyelesaikan masa KKN.

"Program kerjanya bagus dan cukup menginspirasi warga, harapannya nanti setelah mahasiswa selesai KKN, warga bisa melanjutkan pembuatan Ecobrick" harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00