Era Disrupsi Jangan Jadikan Hilangnya Moral Kebangsaan

KBRN, Semarang : Di era disrupsi atau perubahan terutama dibidang teknologi mengakibatkan generasi masa kini berpacu meningkatkan kompetensi dan soft skill. Namun, jangan sampai meninggalkan moral agama dan khidmah kepada negara, agar terwujud kehidupan yang harmonis.

Hal tersebut disampaikan Rektor UIN Walisonggo Semarang Profesor Imam Taufiq seusai mengelar wisuda dikampusnya, Rabu (20/11/2019). 

Dijelaskan, Kampus UIN Walisonggo terus meningkatkan kualitas pendidikan, bahkan rencananya Desember tahun ini terdapat 8 gedung baru diantaranya untuk laboratorium falak dan astronomi. Sedangkan dari segi pengelolaan, kampus UIN Walisonggo telah diaudit oleh BPK dan tidak ditemukan penyimpangan.

“Sekarang era disrupsi, semua dalam segala bidang berkembang kearah perubahan, ini baik bagi mahasiswa untuk memacu semangat belajar. Namun jangan sampai meninggalkan moral ketimuran dan khidmah kepada negara,” imbuhnya.

Kepada 604 wisudawan UIN Walisonggo, Prof Imam berpesan agar menjadi pahlawan pada bidang sesuai dengan kapasitas keilmuan yang dimiliki. Selain itu juga mengedepankan akhlak, moral dan kasih sayang ditengah masyarakat agar tidak menimbulkan gesekan antar kelompok. 

“Sebagai kampus peradaban, teknologi dan keilmuan terus diupdate, dikembangkan, namun tetap bersandingan dengan nilai-nilai ke-Indonesian dan ke-Islaman,” ujarnya.

Ditegaskan pula oleh Prof Imam, semua civitas dan alumni UIN Walisonggo Semarang sejak dikampus telah ditanamkan sikap ramah, santun dan berada ditengah. Menurutnya, pembelajaran dan keilmuan harus diimbangi dengan akhlak agar dapat bermanfaat.

“Wisuda bukanlah akhir, namun terus dalam proses berkarya dan berdedikasi dimasyarakat,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00