Ketua LTMPT : Jumlah Pendaftar SNMPTN 2019 Turun

KBRN,Surakarta : Jumlah Sekolah yang mengisi Pangkalan Data Siswa dan Sekolah PDSS untuk keperluan mendaftarkan siswanya pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan  Tinggi Negeri SNMPTN tahun 2019 turun drastis dari tahun lalu sebanyak 18.558 sekolah menjadi 14.074 sekolah. Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi LTMPT Prof. Dr. Ravik Karsidi dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/2/2019) menjelaskan, jumlah siswa SMA/SMK/MA yang mendaftar juga mengalami penurunan hingga 107.547siswa , dari 586.155 siswa menjadi hanya 478.608 siswa.

Penurunan juga terjadi pada pendaftar SNMPTN yang mengambil program Bidik Misi , jika tahun lalu mencapai 144.450 siswa tahun ini hanya 137.149 siswa atau turun 7.301 pendaftar. Menurutnya, penurunan ini disebabkan  Kuota calon mahasiswa melalui jalur SNMPTN tahun 2019 dari semula 30 persen menjadi 20 persen.

"SNMPTN tahun ini khan diturunkan, dulu 50 persen sekolah yang akreditasinya A, sekarang 40 persen dan kuota SNMPTN minimum 30 persen menjadi 20 persen, SBMPTN 40 persen, dua hal itu saya kira menjadi penyebab utama row inputnya sedikit , kami juga mengumumkan sendiri yang nanti sudah lulus SNMPTN itu kalo tidak puas dan mau mendaftar SBMPTN itu nanti otomatis nomor induknya tidak bisa masuk rejected," jelasnya.

Prof Ravik yang juga Rektor Universitas Sebelas Maret UNS Solo menyatakan, siswa lebih memilih akan mendaftar di SBMPTN yang peluangnya lebih tinggi , karena Ujian Tulis Berbasis Komputer UTBK dapat dilakukan 2 kali. SBMPTN yang  kuotanya minimal  40 persen, di sejumlah Perguruan Tinggi bahkan ada yang mengalokasikan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN lebih dari 40 persen.

Daya tampung 85 PTN dengan 3166 prodi di Indonesia , melalui SNMPTN mencapai 98.105 mahasiswa, SBMPTN 162.038 mahasiswa  dan jalur Mandiri 100.233 mahasiswa sehingga total 360.376 mahasiswa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00