Karate SEA Games 2019 : Zigi dan Krisda Jadi Raja dan Ratu Kata Asia Tenggara

KBRN, Manila : Tim Nasional Karate Indonesia mengawali  hari pertama  cabang olahraga karate  SEA Games 2019 dengan torehan prestasi menggembirakan saat berlaga di Hall A World Trade Centre Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Karateka andalan Indonesia, Ahmad Zigi Zaresta Yuda dan Krisda Putri Aprilia sama-sama meraih medali emas sekaligus menjadi Raja dan Ratu Kata di Asia Tenggara . 

Pada pertandingan final Kata perorangan putra, Zigi tampil memukau membawakan gerakkan  Gankaku dengan sempurna. Zigi akhirnya mengantongi 25,26 poin meraih medali emas. Sedangkan saingan utamanya karateka Malaysia, Hong Ooi San yang membawakan jurus Anan Dai dengan  mengantongi 25,00 poin harus puas meraih perak. 

Medali perunggu direbut karateka tuan rumah Filipina, Jhon Enrico Vasquez yang membawa jurus Chatanyara Kushanku dengan nilai 23,66 mengalahkan  karateka Vietnam lainnya An Pham Troung dengan jurus Anan Dai).

Langkah positif Zigi itu sekaligus mengawinkan medali emas nomor kata. Sebelumnya, Krida Putri Aprilia yang turun di pertandingan final dengan jurus   Anan Dai sukses meraih emas dengan nilai 24.38 . Sedangkan saingannya, Phoung Nguyen Thi (VIetnam) yang membawakan jurus Chibana No Kushanku harus puas dengan medali perunggu.

''Dua medali emas dari nomor kata itu memang sudah diprediksi. Jadi, ini merupakan langkah yang baik dan menambah motivasi karatekan lainnya untuk bisa meraih prestasi yang sama,'' kata pelatih Tim Karate Indonesia, Abdul Kadir.

Di hari kedua Minggu (8/12/2019) cabang olahraga karate SEA Games Filipina, Indonesia tidak hanya menurunkan Tim Kata Beregu tetapi empat karateka yang akan tampil di nomor Komite. Yakni, Cok Istri Sanistyarani yang akan menghadapi Tippawan Khamsi ( Thailand) di kelas -55kg putri dan Tri Winarni yang meraih kemenangan by akan maju ke semifinal kelas -61kg putri.

Karateka Indonesia lainnya Rifki Arrosyiid menghadapi karateka Laos, Salanh Manisinh  di kelas -60kg putra dan Tebing Hutapea yang akan berhadapan dengan karateka Laos, Xaysavath Qupalavanh di kelas -67kg putra. ''Kondisi anak-anak sudah siap tempur dan diharapkan kembali memberikan konstribusi medali khususnua emas,'' kata Abdul Kadir.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00