Konseling Penggunaan Kontrasepsi di RS Digalakkan Lagi

KBRN, Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerjasama dengan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) melaksanakan Program Keluarga Berencana Rumah Sakit. Salah satunya yakni konseling mengenai penggunaan alat kontrasepsi yang ingin 

"Kerjasama ini dalam rangka melaksanakan kembali Program Keluarga Berencana Rumah Sakit. Dulu Rumah Sakit ada kewajiban melayani kontrasepsi di poli-poli Kebidanan tetapi sudah beberapa tahun ini hilang, padahal konseling kepada orang habis melahirkan itu penting," kata Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Konseling mengenai penggunaan alat kontrasepsi menurut dia sangatlah penting. Sebab pada kenyataannya, banyak ibu-ibu yang belum mau hamil karena baru saja melahirkan.

"Nyata-nyata yang di depan mata kita, orang yang tidak ingin hamil kan orang yang baru melahirkan. Program ini juga cara untuk menurunkan angka "unmet need" atau pasangan usia subur yang belum atau tidak ingin punya anak lagi, tetapi belum menggunakan kontrasepsi yang masih tinggi mencapai angka 12 persen," tambahnya.

Hasto kemudian mengaku berharap agar seluruh Rumah Sakit untuk peduli dan melayani konseling mengenai kontrasepsi.

"Dibulan September ini kita harus kerja keras mensosialisasikan dan mengidentifikasikan Rumah Sakit terkait persiapan dan pelayanan kontrasepsi serta Program Keluarga Berencana Rumah Sakit, nantinya bagi Rumah Sakit yang telah siap atau konsisten dalam melayani kontrasepsi akan diberikan penghargaan di bulan Oktober 2020," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00