Sidang Kemerdekaan ke-75, Sejarah Soekarno Terulang Kembali

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Dalam sidang tahunan MPR RI atau sidang kenegaraan kali ini memang cukup berbeda. Selain karena di masa pandemi Covid-19, tetapi juga pemimpin sidangnya yakni Ketua DPR RI Puan Maharani cucu dari Presiden RI pertama Soekarno.

Perlu diketahui, sejarah pidato kenegaraan presiden untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ini dimulai sejak era Soekarno yaitu Orde Lama.

Baca Juga: Catat, Presiden Soekarno Penggagas Sidang Kenegaraan

Di era ini, presiden setiap 17 Agustus mempunyai kebiasaan untuk berpidato dalam suatu rapat umum yang mempunyai kualifikasi tertentu seperti Rapat Raksasa, Rapat Samodra dan lainnya.

Dan hari ini, teriakan kata 'Merdeka' itu dipekikan kembali oleh Puan Maharani saat menutup sidang tahunan MPR yang notabene situasinya sama saat Soekarno membacakan pidato kenegaraan presiden.

"Izinkanlah kami menutup sidang ini dengan ucapan Alhamdulillah. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75, Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, merdeka," seru Puan di Gedung Parlemen di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Sebelumnya, Puan dalam pidatonya mendorong pemerintah untuk meningkatkan cara penanggulangan pandemi Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan, mengutamakan keselamatan rakyat, serta pembangunan yang harus diarahkan untuk Indonesia maju.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00