Jokowi: Buku Apa yang Dibaca Selama Pandemi?

KBRN, Jakarta: Hari ini, 17 Mei 2020 diperingati sebagai Hari Buku Nasional. Melalui akun Twitternya, Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan Selamat Hari Buku Nasional 17 Mei 2020 di tengah pandemi COVID-19. 

"Menjalani hari-hari di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua hidup dalam keterbatasan. Saat-saat seperti inilah kita lebih punya waktu untuk membaca buku, baik buku fisik mau pun buku digital," tulis Jokowi, Minggu (17/5/2020). 

"Buku apa saja yang Anda baca selama masa pandemi ini?" tanya Jokowi. 

Cuitan Presiden Jokowi ini mendapat respons dari warganet. 

"Membaca Algoritma Instagram pak, Di tengah pandemi begini banyak yang memanfaatkan media sosial untuk jualan,  semoga ini bermanfaat untuk teman2 yg punya online shop," tulis A. Yani B.S yang juga Ketua Umum Sahabat Desa Nusantara. 

"Mumpung di bulan puasa saya berdoa dan banyak baca Alquran biar selamat dari covit 19," tulis Muttio.

"Saya punya banyak buku pak, tapi baca pun saya nggak tenang. Kena PHK, pemasukan ga ada, sementara tagihan jalan terus. Mau ngelamar kerja, tapi dipending terus sama yang buka lamaran. Piye pak? Baca buku itu kemewahan buat mereka yang terhimpit parah di pandemi ini," tulis Giovanironi Jeremy.

Dikutip kominfo.go.id, UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca sangat rendah. Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca!

Riset berbeda bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca, persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Padahal, dari segi penilaian infrastuktur untuk mendukung membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa.

(foto: Twitter Jokowi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00