Tren Pernikahan Sederhana Diprediksi Memuncak Tahun 2021

Ilustrasi Pernikahan (Foto: Getty Images)

KBRN, Jakarta: Pandemi corona telah mengubah banyak hal, termasuk tren pernikahan di tengah pandemi covid-19, tren pernikahan diprediksi akan memuncak pada tahun 2021.

"Orang-orang akan lebih condong pada pernikahan yang berkualitas nantinya. Akan lebih banyak waktu berkualitas untuk orang-orang yang dicintai," kata pemerhati tren pernikahan, Sarah Allard, seperti melansir The Independent pada Kamis (2/7/2020).

Tahun 2021 pernikahan diprediksi akan lebih berbeda dari biasanya. Pernikahan akan bercondong kepada pernikahan yang sederhana dan sakral.

Berikut pernikahan yang akan muncul pada tahun 2021 di tengah pandemi corona:

1. Dekorasi dan makanan lokal

Pasangan nantinya diprediksi akan memanfaatkan berbagai industri lokal untuk segala persiapan pesta pernikahannya.

Mulai dari dekorasi, fotografer, hingga makanan akan dihadirkan dari industri lokal kecil yang berkembang saat pandemi covid-19. Beberapa pasangan berfikir selain budget murah, juga dapat turut membantu industri kecil agar bisnisnya berkembang.

2. Gaun klasik

Gaun pernikahan bagi wanita tetap menjadi hal penting di hari pernikahannya. Nantinya, tren gaun pengantin akan banyak dicari oleh wanita.

Karena dekorasi pernikahan sudah sederhana, kemungkinan wanita akan mencari gaun yang sesuai dengan tema pernikahan, gaun pengantin klasik dinilai akan lebih laku pada tahun 2021.

3. Nuansa estetika 

Nuansa pernikahan yang inovatif akan banyak digelar oleh para pasangan yang ingin menikah. Skema warna yang sederhana akan dipilih oleh beberapa pasangan untuk tetap menjaga estetika.

Mereka akan memilih nuansa pernikahan yang santai, tenang, sejuk, dan tetap harus terlihat mewah.

4. Sakral dan intim

Pandemi corona berhasil membuat pesta pernikahan tidak semeriah sebelumnya. Nantinya, para pasangan yang menikah memilih untuk tidak mengundang banyak orang.

Hal itu membuat pesta nantinya akan terasa lebih intim. Pasangan juga terlihat akan fokus dan tenang ketika pesta sudah dimulai. Cinderamata yang diberikan pasangan kepada tamu undangan juga akan lebih bersifat personal.

5. Saling membantu

Saat pandemi mewabah, tanpa disadari sikap saling membantu kepada sesama akan tumbuh. Diprediksi, semakin banyak pasangan yang memasukkan inovasi perbuatan baik atau amal ke dalam pernikahan mereka. 

Inovasi amal muncul karena pasangan merasa tidak mengeluarkan banyak biaya untuk pesta pernikahannya, dengan rasa bersyukur mereka mengagas ide tersebut dan melakukan perbuatan-perbuatan yang bersifat membantu sesama, seperti mendorong tamu untuk menyumbang ke lembaga yang membutuhkan atau memberikan sesuatu kepada orang-orang yang sedang kesulitan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00