2.577 Personel TNI-Polri Disiagakan Kawal Pilkada Papua

KBRN, Jayapura: Kepolisian Daerah Papua bersama Kodam XVII/Cenderasih berkomitmen bersinergi dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 11 Kabupaten di Provinsi Papua, pada tanggal 9 desember mendatang.

Kapolda Papua Irjen. Pol Paulus Waterpauw mengatakan, untuk pelaksanaan Pilkada di 11 kabupaten se-provinsi Papua, personil gabungan Polri dan TNI yang dilibatkan sebanyak 2.577 personil.

"Dari total 2.577 personel gabungan itu terdiri dari personi Polda Papua 813 personil, TNI 627, dan Brimob dari Mabes Polri sebanyak 500 personil, sisanya adalah perbantuan dari organik Polres setempat," kata Paulus dalam keterangannya, Rabu (8/7/2020). 

"Untuk perbantuan pengamanan dari  Linmas sudah siap sebanyak 7.174 personil yang kesemuanya akan di sebar untuk mengawal dan mengamankan tahapan Pilkada, serta untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kemungkinan bisa mucul di tengah panasnya tensi politik di 11 Kabupaten di Papua," imbuhnya.

Ditambahkan Kapolda Papua, untuk pelibatan personil Polri nantinya tidak hanya di fokuskan pada pelaksanaan pengamanan di lapangan, tetapi juga akan di integrasikan ke dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang di bentuk oleh Bawaslu.

Karena itu, lanjutnya, nantinya akan memberikan bantuan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran pada tahapan Pilkada di daerah.

"Baik itu dilakukan pasangan calon, tim sukses, penyelenggara, bahkan hingga aparat keamanan yang terbukti ikut terlibat langsung dalam proses politik Pilkada di 11 kabupaten yang melasanakan Pilkada tersebut," terangnya.

Sementara itu, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI. Bambang Trisnohadi menambahkan, jajaran TNI di Papua di bawah koordinasi Kodam XVII/Cenderawasih siap mengawal dan menyukseskan pelaksanan Pilkada,

Dikatakan, bukan hanya dalam bentuk bantuan pengamanan di lapangan, tetapi juga akan ikut ambil bagian dalam proses pendistribusian logistik pemilu, yang tentunya akan memanfaatkan aluttsista dari 3 matra TNI yang telah tergelar di Papua.

"Selain BKO TNI sebanyak 627 personil, kita juga menyiagakan 2.500 personil yang berasal dari Seluruh Korem di jajaran Kodam XVII/Cenderawasih dan siap di gerakan kapan saja dan dimana saja. Kita juga fokus untuk perbantuana distribusi logistik Pemilu yang nantinya akan menggunakan alutsista yang ada dari Angkatan Darat, Laut dan Udara," terangnya.

Dengan adanya sinergitas antara Polri dan TNI di lapangan, ia mengharapkan, pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan baik, damai, aman dan lancar, serta menghasilkan proses demokrasi yang dapat diterima seluruh masyarakat di 11 kabupaten yang melakskana Pilkada.

Pelaksanaan Pilkada di bulan Desember mendatang akan sangat menantang, sebab proses Pilkada diperkirakan masih dalam banyang-banyang ancaman Covid-19," pungkasnya.

Untuk diketahui, ke 11 Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember mendatang di Papua adalah Kabupaten Keerom, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Yahukimo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00