Buang Sampah Sembarangan di Kota Malang, Siap-siap Kena Denda Rp 2,5 Juta

KBRN, Malang: Sanksi berat menanti warga yang membuang sampah sembarangan di Kota Malang. Jika sebelumnya denda membuang sampah sembarangan maksimal hanya Rp 100 ribu, nantinya Pemerintah Kota Malang akan menerapkan denda maksimal hingga Rp 2,5 juta.

Kepala Bidang Kemitraan dan Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan, usulan kenaikan denda tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera pada masyarakat yang masih memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan.

"Kalau dendanya maksimal hanya Rp 100 ribu, tampaknya masyarakat menyepelekan. Karena besaran denda itu tergantung hasil sidang di pengadilan, bisa jadi pelanggar hanya membayar denda puluhan ribu. Kalau dendanya maksimal Rp 2,5 juta, maka denda yang dibayar jika melanggar bisa ratusan ribu," kata Rahmat, Jumat (18/1/2019).

Ia mengungkapkan, aturan baru terkait denda bagi warga yang membuang sampah sembarangan akan dituangkan dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) nomo 10 tahun 2010 tentang pengolahan sampah. Saat ini, draft revisi perda tersebut masih menunggu persetujan legislatif untuk disahkan.

"Revisi Perda nomor 10 tahun 2010 tentang pengolahan sampah sudah masuk agenda pembahasan legislatif. Dalam perda tersebut berisi tentang aturan pengolahan dan pemilahan sampah, termasuk sanksi bagi pembuang sampah sembarangan," tuturnya.

Selain penambahan nilai denda, DLH Kota Malang juga berencana menerapkan sistem tilang bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Sistem tersebut serupa dengan penilangan bagi warga yang melanggar ketentuan lalu lintas. Nantinya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) berhak melakukan tilang di tempat bagi pelanggar. 

"Jika aturan itu bisa diterapkan, Pemkot Malang akan berkoordinasi dengan hakim. Begitu ada yang membuang sampah, langsung ditilang di tempat, KTP-nya disita, lalu bayar denda," tandas pria yang juga merupakan inisiator Bank Sampah Malang (BSM) ini. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00