Jemaah Haji Wafat Turun, Istitoah Lebih Diperketat

KBRN, Boyolali : Pemeriksaan kesehatan jemaah haji pada pemberangkatan haji tahun depan akan lebih diperketat. Hal ini untuk menekan jumah jemaah sakit atau meninggal dunia di Tanah Suci saat menjalankan ibadah haji.

Penegasan itu disampaikan Kepala Bidang Pemberangkatan dan Penerimaan Haji PPIH Debarkasi Solo Afif Mundzir di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Rabu (28/8/2019).

Data dari PPIH, jemaah haji dari SOC Solo yang meninggal dunia di Arab Saudi seusai menjalankan ibadah haji kembali bertambah menjadi 49 orang. Pada Senin 26 Agustus setidaknya tiga jemaah meninggal dunia karena gagal nafas.

Sementara jemaah haji yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi sejumlah 5 orang. Sedangkan 7 jemaah dan petugas menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Solo. 

Afif Mundzir mengklaim, jumlah tersebut sebetulnya sudah turun drastis jika dibandingkan pelaksanaan haji musim lalu. Kendatipun tahun ini angka jemaah dengan resiko tinggi meningkat sekitar 5 persen dari 65 menjadi 70 persen. 

"Jemaah wafat tahun ini turun 40 persen. Ini tidak lain dari istitoah yang dilakukan dari daerah," ujarnya.

Dalam menekan angka jemaah haji wafat dan sakit diperlukan sistem istitoah yang lebih baik di mulai dari daerah. Menurut Afif petugas daerah harus menjalankan seleksi jemaah dengan tegas sehingga calon jemaah yang diberangkatkan benar-benar sehat. 

"Kita akui tahun lalu itu jemaah sakit masih didorong ke asrama haji. Tapi mulai tahun ini tidak, semua diselesaikan di daerah," tandasnya.

Lanjut Afif jika calon jemaah tersebut ingin berangkat haji, sejak 1-2 tahun sebelumnya harus menerapkan hidup sehat. Sehingga saatnya berangkat kesehatan tetap prima.

"Jadi perhatian kalau jemaah pengin berangkat ya harus bener bener jaga kesehatan."

Sementara itu Kasubag Humas PPIH Debarkasi Solo Agus Widagdo menyampaikan, sampai Rabu (28/8/2019) pemulangan jemaah sudah 33 Kloter. Atau setidaknya sudah 11.800 jemaah dan petugas haji telah tiba di tanah air. 

Adapun jadwal kedatangan jemaah haji di Debarkasi Solo Kamis 29 Agustus ada empat kloter. Meliputi 34 asal Purworejo dan Wonosobo. Kloter 35-36 dari Wonosobo dan 37 dari Wonosobo dan Magelang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00