• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Bencana Alam

Kodir dan Sudiro Penyelamat Siswa SMP N 1 Turi Menerima Penghargaan Kemensos

25 February
17:45 2020
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Pemerintah Republik indonesia melalui Kementerian sosial  memberikan penghargaan kepada Darwanto alias Kodir (36) warga Desa Kembangarum Wetan kali dan Anwar Hidayat atau Sudiro (71) warga dusun dukuh atas upaya penyelamatan Siswa-Siswi SMP N 1 Turi, Kecamatan Turi Kabupaten Sleman, ketika mengikuti kegiatan Pramuka susur Sungai Sempor.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI Rachmat Koesnadi mengatakan,, Kementerian Sosial terus mendorong kerelawanan dari unsur masyarakat untuk lebih peka terhadap situasi lingkungan terutama terkait potensi bencana seperti bencana sosial, bencana alam dan bencana non alam lainnya.

"Dengan adanya hal menarik seperti kerelawanan Kodir dan Sudiro ini akan memberikan inspirasi semua pihak untuk berupaya memberikan pertolongan secepatnya, ada quick respon bagi masyarakat yang menjadi korban bencana," katanya, di Mako TAGANA Sleman, Selasa (25/2/2020).

Selain penghargaan, apresiasi dalam bentuk uang sebesar Rp 10 Juta untuk setiap orang juga diberikan sehingga penerima dapat memanfaatkan untuk pengembangan diri maupun sebagai modal usaha, seperti Kodir yang memeiliki peternakan dapat digunakan sebagai modal usaha ternak, sedangkan Sudiro sebagai Amir Masjid dapat digunakan untuk mengembangkan diri baik usaha atau kehidupan sehari-hari.

"Mengapresiasi ketika media di informasikan ada relawan-relawan yang luar biasa tanpa melihat ancaman buat dirinya juga dengan adanya air bah tadi, mampu menolong para korban yang terkena air bah sehingga bisa diselamatkan, dan saya kira ini mencapai bisa Seratus orang oleh 2 relawan tadi. Tanpa mereka kemungkinan akan banyak korban. Dari hal itu Kementerian Sosial memberikan apresiasi baik itu penghargaan berupa sertifikat dan juga pemberian uang untuk apresiasi agar mereka bisa mengembangkan usaha atau mengembangkan dirinya" tambahnya.

Sementara itu, Kodir menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan pemerintah yang dapat dimanfaatkan baik untuk usaha maupun keluarga. meski terlepas itu semua diungkapkan Kodir, aksi heroik terjun langsung ketika kejadian untuk membantu penyelamatan merupakan bentuk dorongan untuk memberi pertolongan antar sesama manusia.

"Ya mengucapkan terima kasih saja kepada pihak-pihak yang sudah mengupdate saya sehingga sekarang seperti ini, dan saya itu menolong itu sebagai bentuk rasa perikemanusiaan saya terhadap sesama manusia yang saling tolong menolong," ungkapnya.

Disisi lain,  Sudiro juga berterima kasih atas perhatian dari pemerintah yang diberikan, pihaknya juga menyebutkan, partisipasi semua pihak termasuk masyarakat di Dusun Dukuh yang ikut dalam upaya penyelamatan para siswa.

"Saya itu iklas demi keselamatan anak, rencana insyaallah nanti sebagian akan saya berikan ke kas RT untuk kegiatan lingkungan RT, sebagian akan saya shodaqohkan untuk warga yang membutuhkan," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo menyebutkan, melalui jiwa kerelawanan dari masyarakat yang dicontohkan Kodir dan Sudiro menunjukkan bahwa prinsip semua itu adalah relawan.

Pihaknya juga mengapresiasi kepedulian masyarakat dan semangat gotong royong yang terbentuk di Yogyakarta terutama ketika terjadi musibah yang terjadi di masyarakat.

"Ada yang tergabung dalam kelompok relawan, tapi ada yang tidak tergabung tapi ketika ada naluri panggilan tugas mereka tidak dikomando langsung mereka menjalankan tugas sebagaimana yang mestinya," ungkapnya.

00:00:00 / 00:00:00