• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Perkuat Satlinmas Sebagai Ujung Tombak Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat

13 February
20:14 2020

KBRN, Yogyakarta : Pemda DIY dan DPRD DIY telah sepakat menambah alokasi anggaran hingga hampir dua kali lipat untuk uang pembinaan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) DIY, pada 2020 ini. Untuk itu, kinerja satlinmas harus terus dioptimalkan.

"Uang pembinaan untuk 30.858 satlinmas di DIY di tahun 2020 sudah ditingkatkan menjadi Rp 1 miliar, dari angka Rp 563 juta di tahun 2019. Untuk itu, kinerja Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di DIY harus lebih optimal di tahun 2020 ini," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, Kamis (13/2/2020).

Eko mengharapkan ada pembaruan SDM, atau regenerasi satlinmas dengan memanfaatkan Dana Desa untuk pembinaan mengingat sedikitnya generasi muda yang menjadi anggota linmas.

"Harapan kami ada pembaruan linmas, ada regenerasi, karena ada linmas yang sudah berusia 70 tahun. Dana Desa harus bisa dialokasikan untuk pembinaan satlinmas," katanya.

Menurutnya, sesuai peraturan Mendagri, Satlinmas ke depan akan juga ditugaskan membantu penanggulangan bencana. Pembinaan terkait penanggulangan bencana bagi Satlinmas pun harus dilakukan.

"Satpol PP telah menyiapkan program pembinaan penanggulangan bencana untuk satlinmas. Program mulai bulan ini, dimulai dari wilayah rawan bencana, yakni Sleman, Bantul, dan Gunungkidul," urainya.

Selain itu, sesuai permendagri Satlinmas juga harus membantu TNI dan Polri, melakukan deteksi dini aksi radikalisme dan terorisme.

"Kalau ada yang mencurigakan dilaporkan, dan biar yang menindaklanjuti TNI dan Polri," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad menyebut, anggota satlinmas di DIY juga harus terlibat aktif dalam upaya penanganan #JogjaDaruratKlithih.

"Satlinmas harus peduli dengan lingkungan. Kalau melihat kumpulan anak muda di suatu tempat keramaian disertai mabuk-mabukan, anggota linmas harus mau membubarkan. Ini untuk mencegah aksi kriminal jalanan yang dilakukan para remaja, atau yang sering diistilahkan dengan klitih," katanya. (wur/ian)

00:00:00 / 00:00:00