• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Bencana Alam

Gunung Merapi Hembuskan Asap, Warga Tetap Beraktivitas

13 February
16:36 2020

KBRN, Sleman : Gunung Merapi mengeluarkan letusan eksplosif atau hembusan asap setinggi sekitar 2 kilometer, pada Kamis pukul 05.15 pagi. Meski demikian, warga Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Sleman tetap melakukan aktivitas seperti biasa dan meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Suroto kepada RRI menyatakan, warganya tetap melakukan aktivitas seperti biasanya yakni ke sungai, ke ladang, mencari rumput dan lainnya.

“Mereka tidak panik yang artinya melihat dulu situasi terkini, awan panas atau tidak, dan arah letusan ke mana. Warga Glagaharjo hidup di depan Merapi dan tidak harus takut dengan Merapi, Merapi harus kita jaga, dirawat dan kita kenali karakternya seperti apa,” ungkapnya kepada rri.co.id, Kamis (13/2/2020).

Lebih Lanjut Suroto mengatakan, di Desa Glagaharjo yang berada di Kawasan Rawan Bencana KRB tiga, dihuni oleh sekitar 400 KK, meliputi Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul dan Dusun Serunen. Mereka jaraknya dari puncak Merapi sekitar 4 kilometer hingga 5 kilometer.

Ia menghimbau kepada mereka untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, dan mereka tidak diperkenankan beraktivitas di zona 3 kilometer dari Puncak Gunung Merapi.

Sementara itu, Wiji (55) tahun warga Dusun Kalitengah Lor ditemui RRI saat mencari rumput di ladang  menyatakan, tadi pagi Gunung Merapi mengeluarkan asap ke arah atas, mendengar suara gemuruh.

Ia juga menyatakan tidak merasa takut, tetapi yang penting meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan arahan dari pemerintah, sehingga jika sewaktu-waktu Merapi meletus, tinggal lari mengungsi ke tempat yang lebih aman. (yon/mrt/yyw).

00:00:00 / 00:00:00