• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Harga Cabai Rawit Melejit Hingga Rp78 Ribu

23 January
19:32 2020
0 Votes (0)

KBRN, Sleman : Harga cabe rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus merangkak naik hingga tembus angka Rp.78 ribu perkilogram.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kabupaten Sleman, Kurnia Astuty kepada RRI mengatakan, harga cabe rawit merah terus merangkak naik sejak sepekan terakhir ini.

Sebelumnya, di awal Januari 2020 hanya Rp35 ribu untuk cabe rawit merah, pada mingggu kedua seharga Rp53 ribu 500 dan  minggu ketiga di bulan Januari harga cabai rawit merah mencapai Rp78 ribu.

“Kenaikannya mencapai 62 persen, sSedangkan untuk cabe merah kriting  mencapai Rp.56 ribu dari sebelumnya pada awal Januari 2020 seharga Rp39 ribu,” Jelasnya, Kamis (23/1/2020).

Menurut Kurnia, untuk cabai merah besar harganya juga naik, yang sebelumnya Rp36 ribu perkilo menjadi Rp39 ribu 700 perkilogram. Sedangkan untuk cabai rawit hijau yang sebelumnya seharga Rp28 ribu perkilo menjadi Rp36 ribu perkilo. Harga tersebut sama seperti di Pasar Prambanan, Godean, Sleman, Pakem dan pasar lainnya.

“Kenaikan harga cabai tersebut dari hasil survei di lapangan di sejumlah pasar di wilayah Sleman, ada berbagai faktor yakni masa panen untuk cabai rawit merah sudahselesai, faktor cuaca yang agak ekstrim mengakibatkan tanaman cabai rusak,” katanya.

Lebih lanjut Kurnia Astuty menyatakan, pihaknya sedang  merintis dengan Pertanian UGM, Dinas Pertanian, akan memberikan pelatihan kepada petani cabai untukmengantisipasi ketika musim overload produksi  agar bisa diolah, dikeringkan untuk mengantisipasi ketika harga cabai mahal.

Sementara itu. Pedagang cabe di Pasar Sleman, Ibu Luluk (46) tahun  mengatakan  harga cabe terus merangkak naik karena  dipicu  oleh musim hujan, di mana tanaman cabe pada rusak, barangnya sulit didapat, tetapi warga yang membeli  cabe banyak sehingga harga cabai melambung tinggi.

 Di sisi lain, Antok (50) tahun warga Tridadi Sleman menyatakan, dengan adanya harga cabe mahal, maka ia hanya membeli seperempat kilo atau 2,5 ons  setiap harinya.

“Kalau harga cabai stabil bisa membeli satu kilo perhari karena saya berjualan makanan, sehingga saya berharap kepada pemerintah untuk bisa menstabilkan harga cabai tersebut,“ harap Antok. (yon/yyw).

  • Tentang Penulis

    Yon Mujiyono

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00