• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Bencana Alam

Dorong Peningkatan Kesadaran Terhadap Lingkungan Melalui Bersih Sungai

18 January
15:12 2020
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dan komponen Penanggulangan Bencana komponen dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama di kawasan sungai yang melintasi Kota Yogyakarta, diharapkan mendorong adanya kesadaran masyarakat untuk lebih peduli kebersihan sungai maupun lingkungan sekitar.

Melibatkan sekitar 400 orang dari gabungan masyarakat, DLH, Satpol PP, BPBD, anggota DPRD, KTB, anggota TNI Polri serta relawan, pelaksanaan bersih-bersih sungai Buntung diharapkan menjadi pendorong semangat masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Potensi bencana akibat banjir yang dapat terjadi pada seluruh sungai yang berada di Kota Yogyakarta ketika musim hujan ini, perlu mendapat perhatian dari pemerintah terutama masyarakat yang berada di kawasan resiko bencana dengan meningkatkan kesiapsiagaan termasuk dalam meminimalkan potensi resiko bencana.

Salah satu warga sekitar sungai Buntung Utami mengatakan, banyaknya sampah yang menumpuk di sungai Buntung akibat kurangnya kesadaran masyarakat, terkadang imbauan dari warga untuk tidak membuang sampah disungai sering tidak diindahkan.

Ia mengharapkan, dengan adanya giat bersih sungai dari pemerintah dan jajaran TNI POLRI, dapat mendorong warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan maupun mengelola sampah menjadi sumber pendapatan tambahan seperti  memanfaatkan bank sampah yang berada di sekitarnya.

"Buang sampah itu pada sembarangan, kalau yang mengingatkan warga sendiri cuman dikesampingkan, dengan adanya kegiatan bersih ini semoga bisa menumbuhkan kesadaran," katanya yang juga kader Bank Sampah Linuwih RW 3 Kecamatan Jetis, Sabtu (18/1/2020).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Hari Wahyudi mengatakan, kegiatan bersih-bersih sungai Buntung yang melibatkan berbagai pihak selain upaya bersih sungai dari banyaknya sampah yang menumpuk, juga sebagai salah satu upaya mengidentifikasi potensi kerusakan yang nantinya akan dibawa pada FGD tentang kondisi sungai yang ada di DIY bulan Februari mendatang.

"Jadi ini sebagai uji coba sungai yang relatif kecil dampaknya yang luar biasa ke masyarakat kalau banjir, dan kemudian ini bisa kita kendalikan ini akan, kalau kita lihat cukup berhasil kita jadi roll model untuk penanganan sungai berikutnya," jelasnya.

Sungai kecil yang melintasi dua Kecamatan di Kota Yogyakarta Jetis dan Tegalrejo bermuara di sungai Winongo memiliki potensi resiko bencana banjir dengan kondisi bronjong rusak, pemukiman yang terbilang berdempetan dengan sungai, diharapkan masyarakat lebih meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, selain mencegah adanya bencana akibat potensi banjir yang dapat terjadi selama musim hujan saat ini, juga sebagai upaya meminimalkan resiko gangguan kesehatan akibat lingkungan yang kotor. (ian/ryt)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00