• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pertahanan dan Keamanan

DPRD DIY Usulkan Raperda Pendidikan Ideologi Pancasila

16 January
20:42 2020
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Komisi A DPRD DIY berinisiatif mengajukan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendidikan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Hal itu dilatarbelakangi masih maraknya aksi kejahatan di jalanan oleh para remaja, intoleransi, radikalisme, dan terorisme di DIY.

"Perda itu nantinya akan menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah, berikut instansi terkait untuk bisa lebih menggelorakan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bagi masyarakat DIY. Baik bagi masyarakat maupun aparatur di lingkungan Pemda," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY pada rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DIY terkait program Triwulan I tahun 2020, di Ruang Kerja Komisi A DPRD DIY, Kamis (16/1/2020).

Tahun ini, Komisi A akan mulai menyusun naskah akademik dan raperdanya, sekaligus menjaring berbagai masukan dari masyarakat. Termasuk akan meminta masukan dari berbagai Pusat Studi Pancasila dari berbagai Perguruan Tinggi.

"Kami targetkan Perda itu sudah bisa terbit 2021. Selain sebagai payung hukum bagi Pemda, Perda itu nantinya akan melengkapi serta menyempurnakan program terkait Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang sudah ada sebelumnya," jelasnya.

Perda itu juga dimaksudkan untuk memperkuat tugas pemda dalam menggelorakan serta mengkoordinasikan antar lembaga terkait Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

"Dengan Raperda ini kebijakan menggelorakan Pancasila akan mendapatkan dukungan anggaran yang memadai dari APBD serta partisipasi dari masyarakat. Dari Jogja ini kita kerja keras menjadi pelopor penjaga Pancasila," lanjut Eko Suwanto.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, Suwardi, menegaskan tindakan melawan hukum yang belakangan terus marak di DIY memunculkan keprihatinan yang harus disikapi.

"Tindakan aksi di jalanan dan juga intoleransi, jelas bertentangan dengan hukum dan bertentangan dengan sikap mental masyarakat Jogjakarta yang memiliki budaya adiluhung," kata Suwardi.

Suwardi juga menilai perlunya introspeksi seluruh elemen maayarakat di DIY, dimulai dari diri sendiri, mengingat berbagai peristiwa yang bahkan harus meminta korban jiwa itu masih saja terjadi.

"Kita harus introspeksi dimulai dari diri sendiri. Dan, Raperda itupun kami usulkan dalam rangka cinta kita kepada kaum muda," pungkasnya. (ian/mrt/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00