• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Sapi Mati Mendadak di Gunungkidul Positif Antaks

15 January
16:25 2020
1 Votes (5)

KBRN, Gunungkidul : Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan sapi yang mati mendadak di Desa Gombang, Kecamatan Ponjong akibat bakteri antraks. Hal ini terungkap dari hasil uji laboratoium.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retno Widyastuti mengatakan, hasil laboratorium sampel darah sapi yang dikirim ke Balai Besar Veteriner Bogor sudah keluar. Hasilnya positif terpapar bakteri antraks.

"Dari enam sampel yang kita kirim. Satu sampel darah dan lima sampel tanah. Sampel darah sapi positif dan empat sampel tanah juga positif," katanya saat jumpa pers di Gunungkidul, Rabu (15/1/2020).

Retno menjelaskan, temuan adanya sapi yang mati dikecamatan lain dikatakan bukan karena bakteri antraks. Namun karena pergantian musim atau pancaroba. Sehingga masyarakat diharapkan untuk tidak resah.

"Begitu petugas kita minta langsung melakukan pengambilan sampel darah dan kita uji laboratorium hasilnya memang negatif," katanya.

Dinas pertanian dan pangan Gunungkidul mencatat, Sapi yang mati mendadak di Gunungkidul mulai Bulan Desember 2019 hingga pertengahan januari 2020 mencapai 21 ekor. Sementara kambing mati mendadak tercatat sebanyak 15 ekor.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembanguann Setda Gunungkidul, Asman Latif mengatakan dalam menanggulangi antraks, Pemkab Gunungkidul sudah membentuk tim One Heart. Tim dari lintas OPD ini akan bekerja secara maksimal. (wib/yyw).

  • Tentang Penulis

    Wahyu Wibowo

    Kontributor RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00