• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Adik Ipar Jokowi, Bakal Calon Kuat Bupati Gunungkidul

14 January
20:54 2020
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : DPD Partai Nasdem Gunungkidul telah mengirimkan nama Wahyu Purwanto yang merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bakal calon Bupati Gunungkidul ke DPP Partai Nasdem.

Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo mengakui nama Wahyu Purwanto telah diajukan ke DPP Partai Nasdem untuk mendapatkan rekomendasi bersama pasangan wakilnya Bahron Rasyid.

Selain dua nama itu, pihaknya juga mengajukan empat pasangan balon lainnya ke DPP Nasdem.

Meski masih ada hubungan kerabat dengan Presiden Joko Widodo, Nasdem akan memilih secara profesional dan belum tentu mendapatkan prioritas.

“Enggak, enggak begitu, Nasdem akan menentukan itu terpilih sebagai bakal calon atau tidak berdasarkan survei elektabilitas dan kapabilitas, bukan karena saudara A,B,C, D,” katanya di sela-sela peninjauan pengolahan air limbah di Balai Pengelola Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum (PIALAM) DIY, Selasa (14/1/2020).

Suparja menjelaskan dari rekam jejaknya, adik ipar Presiden Joko Widodo, Wahyu Purwanto itu juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Gunungkidul.

“Adik ipar Jokowi pas, rekam jejaknya, ya pernah jadi Rektor UGK ,Universitas Gunungkidul,” ucapnya.

Menurut Nasdem, Wahyu Purwanto yang berpasangan dengan Bahron memiliki elektabilitas yang cukup tinggi di Gunungkidul.

Selain visi misi yang disampaikan saat penjaringan dinilai paling sesuai dengan situasi dan kondisi untuk menangani persoalan di Gunungkidul, Wahyu – Baron juga termasuk paling sering terjun ke masyarakat seperti halnya Mayor Sunaryanta.

“Kami menunggu keputusan DPP siapa yang mau diangkat, tetapi DPP akan mempertimbangkan siapa yang mempunyai elektibilitas dan kapabilitas melalui lembaga survei. Hasil surveinya yang aktif dua, Wahyu - Bahron dan kandidat Mayor Sunaryanto, dua kandidat paling tinggi,” katanya.

Sementara itu, terkait pasangan Wahyu, yaitu Bahron yang saat ini menjabat sebagai Kepala Disdikpora Gunungkidul, pihaknya telah melakukan komunikasi dan memastikan jika sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Nasdem, yang bersangkutan akan segera mengajukan pengunduran diri sebagai PNS.

Terkait koalisi, Suparja menyebut sebenarnya Nasdem Gunungkidul dapat mengajukan calon tanpa koalisi, karena telah memiliki Sembilan kursi di DPRD atau sudah mencakup 20% suara. Namun agar dukungan lebih kuat, pihaknya akan terus berupaya menjaring koalisi.

“Kami berharap kawan partai untuk memajukan Gunungkidul ya, kalau sekarang di DPRD DIY kami sudah ada tiga rekan demokrat PPP dan PSI, sudah satu ruangan satu fraksi ya. Ya kami berharap mereka juga bisa bergabung untuk Gunungkidul. Tetapi ya belum pasti juga," katanya.(wur/joel)

  • Tentang Penulis

    Wuri Damaryanti Suparjo

    Reporter RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yuliyanta

    RRI Yogyakarta<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00