• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olah Raga

DIY Loloskan 193 Atlet ke PON Papua

3 January
16:52 2020
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta: Ajang kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua telah resmi selesai. Daerah Istimewa Yogyakarta total berhasil meloloskan 193 atlet sesuai dengan criteria dari Pengurus Besar (PB) masing-masing cabang olahraga.

Namun, dari jumlah tersebut hanya 104 diantaranya yang memenuhi syarat dari KONI DIY. Yakni menjadi juara 1-3 untuk kualifikasi tingkat nasional atau juara umum untuk kualifikasi wilayah. Sementara sisanya yakni sebanyak 89 orang gagal memenuhi criteria KONI DIY untuk bisa masuk dalam kontingen puslatda PON.

Menanggapi hal ini, ketua Umum KONI DIY, Prof. Djoko Pekik Irianto Jumat (3/1/2020) mengatakan bahwa sebenarnya sejak awal pihaknya menargetkan 150 atlet mampu lolos ke PON Papua 2020 ini. Sehingga jika mengacu pada hal itu masih ada ruang untuk sejumlah atlet agar bisa masuk menjadi kontingen Puslatda.

Untuk itu, saat ini pihaknya Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI DIY tengah membahas agar bisa menambah atlet yang lolos ke PON. Sebagai masukan, ia meminta untuk menambah grade criteria KONI DIY. Yakni menjadi juara 1-4 untuk kualifikasi tingkat nasional dan juara 1-2 untuk kualifikasi tingkat wilayah.

“Hari ini masih rapat dengan Binpres, cuma kalau memungkinkan dan potensi untuk bersaing di PON mungkin arahan saya turunkan saja satu grade yang Kejurnas dari 1-4, wilayah sampai peringkat dua,” katanya.

Lebih lanjut Djoko mengatakan jika nanti dari situ masih ada ruang untuk penambahan atlet, ia meminta untuk dimasukkan atlet yang dinilai betul-betul potensial meraih medali. Hal ini bisa dikonsultasikan dengan pelatih yang bersangkutan apakah dengan peringkat yang diraih saat ini, atlet tersebut mampu untuk meraih medali di PON mendatang atau bersaing dengan atlet yang ada di atasnya.(dev/ryt)

  • Tentang Penulis

    Mahadevi Paramita Putri

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Riyanto

    Reporter RRI Yogyakarta&amp;lt;br /&amp;gt;&amp;lt;br /&amp;gt;

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00