• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Sardjito Layani Ratusan CPNS Tes Kesehatan

19 November
23:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Antrian panjang pasien Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terlihat memadati loket pendaftaran poli jiwa dan Medical Check Up (MCU), Selasa (19/11/2019), di RSUP Prof Dr Sardjito Yogyakarta.

Pembukaan pendaftaran CPNS yang dimulai awal November, mengakibatkan beberapa rumah sakit umum maupun daerah dibanjiri pasien guna mencari surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat pendaftaran CPNS.

Sebagai salah satu rumah sakit rujukan terbesar di Yogyakarta, fenomena membanjirnya pendaftaran tes kesehatan juga terjadi di RSUP Prof Dr Sardjito. Banu Hermawan selaku Kepala Bagian Hukum menuturkan, jumlah pendaftar MCU mulai mengalami kenaikan pada Senin (18/9/2019) siang.

“Siang hari itu (kemarin, red) baru kita membludak,  pukul 11:00 atau 12:00 itu baru terlihat peningkatanya cukup tajam, karena di rumah sakit daerah sudah ada pengumuman bahwa pencarian surat itu sudah ditutup,” ujarnya.  

Setiap harinya kurang lebih 300 peserta mendaftar ke poli jiwa dan MCU. Namun Banu menambahkan, masing-masing bagian hanya dapat melayani sejumlah 150 orang sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan (SOP). Adanya fenomena peningkatan tersebut, pihak RSUP Prof Dr Sardjito menambah kuota MCU menjadi 200 orang per hari.

“Kemarin kita hanya bisa melayani sekitar 150 karena kapasitas kita sehari memang 150, untuk dilakukan cek kesehatan rohani dan narkotika. Tapi kalau hanya cek kesehatan jasmani itu kita bisa 200 pasien kemarin, hari ini target kita karena kita sudah memahami banyak yang membutuhkan untuk MCU itu kita bisa meningkatkan lebih dari 200,” ungkap Banu.

Banu menambahkan pihak RSUP Sardjito akan tetap melayani pasien yang belum terlayani pada hari itu untuk dilayani di hari selanjutnya, dengan syarat telah mendaftar dan mendapatkan tiket antrian terlebih dahulu.

“Sisanya tetap kita ambil besok, termasuk yang hari ini pendaftar baru itu kita akan lakukan tesnya lusanya. Tolong nomor antriannya itu jangan sampai hilang, kita berpegang pada nomor antrian pasien,” tandasnya. (rosa/ros/yyw)

  • Tentang Penulis

    Rosihan Anwar

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00