• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pemda DIY Segera Sosialisasikan Rencana Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogya

17 November
18:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) segera memulai sosialisasi rencana pembangunan Jalan Tol Solo-Yogya, Yogya-Bawen yang akan dimulai pada hari Senin (18/11/2019).

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno mengatakan, sosialisasi terintegrasi dan terkoordinir terkait rencana pembangunan jalan tol akan dilaksanakan di Pemkab Sleman Senin besok.

Menurutnya, sosialisasi perdana menyasar instansi lintas sektor terkait untuk meluruskan kesimpangsiuran data yang beredar di lapangan.

"Yang menghadirkan SKPD terkait baik itu di DIY maupun kabupaten. Sehingga untuk mengetahui kesiapan-kesiapan setelah data final, jadi yang dipakai kami menggarisbawahi adalah data yg besok akan kami sosialisasikan. Jadi untuk meluruskan informasi-informasi di lapangan yang mana informasi itu tidak akurat. Jadi yang dipakai adalah data yang besok kita sajikan hari Senin jam sepuluh, itu yang menjadi patokan dasar, sehingga untuk meluruskan sekalian data-data yang berkembang di masyarakat yang belum diketahui sumber data," katanya, di Yogyakarta, Minggu (17/11/2019).

Kridho menambahka, pada sosialisasi perdana akan disampaikan secara rinci trase tol Jogja Solo, dan bidang terdampak. Pemangku kepentingan juga diimbau mencermati dampak jalan bebas hambatan di sektor masing-masing.

"Ancer-ancer trase pasti, jadi kami mengatakan ancer-ancer pasti karena itu sudah fix tentunya ikutannya adalah ancer-ancer lokasi yang mana lokasi itu juga menyangkut ancer-ancer bidang pasti, ancer-ancer masyarakat yang memiliki bidang pasti," ungkapnya.

Krido menambahkan, dalam sosialisasi juga akan disampaikan lokasi strategis berkaitan dengan pertumbuhan pesat 10 hingga 20 tahun ke depan seiring keberadaan jalan tol Solo-Jogja Jogja-Bawen.

Sementara terkait pertumbuhan kawasan Sleman dampak adanya jalan tol, juga tengah disusun Raperda Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Sleman Timur, yang kini menunggu rekomendasi Gubernur untuk kemudian disampaikan ke Kementerian. (wur/ian)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00