• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

Rektor UIN Yogyakarta Mewisuda 1609 Sarjana

14 November
09:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi  mengatakan, untuk bisa masuk UIN Sunan Kalijaga, seorang calon mahasiswa harus bisa mengungguli 72 orang calon lain. Hal tersebut  didasarkan data calon mahasiswa pendaftar pada tahun 2019 yang baru saja selesai.

Dikatakan dari 8 jalur seleksi yang dibuka, diantaranya Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).

"Peminat masuk UIN Sunan Kalijaga mencapai 103.271 orang, sementara yang diterima 4.780 orang karena kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi kepada UIN Sunan Kalijaga, menjadi pemacu tersendiri bagi kampus untuk terus menyempurnakan reformasi pendidikan. Seperti membekali mahasiswa dengan moral, etika sebagai pondasi utama, penguasaan pengetahuan untuk menghadapi perubahan dan lainnya," ungkapnya Rabu (13/11/2019).

Lebih lanjut Rektor UIN Prof,Drs.KH. Yudian Wahyudi mengatakan di UIN Sunan Kalijaga juga menyiapkan mahasiswa untuk mampu bersaing secara global di era revolusi Industi 4.0.

Sementara itu 1609  orang sarjana tersebut di wisuda dua kali yakni  804 orang sarjana periode I Tahun Akademik 2019/2020, diwisuda Rabu, (13/11) dan  805 orang sarjana diwisuda pada Kamis, (14/11).

"Dari yang diwisuda kemarin dan hari ini 1.231 orang lulus S-1, 323 orang lulus S-2, dan 55 orang lulus S-3. serta 6 diantaranya merupakan sarjana difabel," jelasnya.

Sedangkan meraih predikat terbaik tercepat sebanyak 8 orang  diantaranya Maryani dari Prodi Akuntansi Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3,65, Rizky Febrina dari Prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya dengan IPK 3,81. Maulidiyah Putri dari Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dengan IPK 3,83. (yon/mrt/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00