• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olah Raga

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kericuhan Suporter

22 October
14:57 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Stadion Mandala Krida Yogyakarta tidak mengalami kerusakan berarti dalam kericuhan yang terjadi Senin (21/10) malam, ketika PSIM Yogyakarta menjamu Persis Solo.

Dalam laga derby lanjutan Liga 2 musim 2019 itu, menurut Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY, Eka Heru Prasetya, sejumlah kerusakan terlihat di pintu-pintu stadion. Karena memang terbuat dari tripleks sehingga mudah rusak.

Selain itu secara keseluruhan ia menyebut hanya terlihat sejumlah sampah dan kotoran sisa makanan dan botol air mineral di dalam stadion. Untuk sejumlah kendaraan aparat kepolisian, ia mengatakan sudah dibersihkan tadi malam pasca rusuh.

Eka menambahkan dibutuhkan waktu setidaknya dua hari untuk membersihkan stadion ini. Terutama sampah-sampah yang menempel di lintasan atletik. Ia pun menyayangkan ulah suporter yang dinilainya belum siap untuk menjadi penonton yang baik.

Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait total kerugian dan nantinya akan ditagihkan kepada panitia penyelenggara laga PSIM.

“Kami sayangkan, artinya penonton belum siap dengan berbagai keadaan kondisi. Belum siap menjadi penonton yang baik. Apalagi bila pertandingan kelas internasional, ya kita harus belajar jadi penonton yang baik,” ujar Eka ketika dikonfirmasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY, Kombes. Pol. Yuliyanto dalam jumpa pers di polresta Yogyakarta, total ada 51 suporter yang diamankan aparat. Dengan tiga orang menjadi tersangka perusakan dua kendaraan patroli Polresta Yogyakarta serta sejumlah sepeda motor.

Sebagian tersangka diamankan sebelum pertandingan dimulai. Sementara sebagian lagi diantaranya diamankan setelah peristiwa kericuhan. Para supporter ini diamankan beserta barang bukti berupa bom Molotov dan sejumlah telepon pintar. Diantaranya tiga orang tersangka yang diamankan, Yuliyanto mengatakan dua orang merupakan anak dibawah umur.

“Dua laporan polisi, pengrusakan kendaraan patroli, pengrusakan kendaraan sepeda motor, tersangka diamankan ada tiga, yang dua dibawah umur, satu dewasa,” ujar Yuliyanto dalam jumpa pers, Selasa (22/10/2019) siang.

Laga antara PSIM melawan Persis yang berlangsung Senin (21/10) sore terpaksa dihentikan di menit tambahan babak kedua setelah terjadi kericuhan. Dimana sejumlah supporter masuk ke dalam lapangan, setelah dua pemain PSIM dan satu pemain Persis terlibat keributan. Skor berakhir dengan kemenangan untuk tim tamu Persis Solo, 3-2. (par/ian/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00