• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

IKM Jogja Didorong Desain Kemasan Produk yang Menarik

19 October
17:52 2019
2 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih menekan tombol sirine, dalam Softlaunching Design Lab and Smart Sentra, di kawasan Jalan Mondorakan, Kotagede Yogyakarta, Sabtu (19/10/2019).

Program hasil kolaborasi akademisi, praktisi desain dan bisnis, juga pelaku industri ini, menjadi pilot project peningkatan nilai tambah sentra Industri Kecil Menengah (IKM) berbasis pasar, yang dilaksanakan di Sentra IKM Batik di Lendah Kulon Progo, dan Sentra IKM Kerajinan di Kotagede.

Di hadapan para pelaku IKM di Yogyakarta, Gati Wibawaningsih berharap, langkah ini bisa mendorong pelaku IKM, menghasilkan produk dengan desain kemasan berkualitas sesuai keinginan pasar.

”Yang paling gampang aja deh, makanan sekarang kemasannya bagus-bagus lho, dua tahun saya lihat di Jogja kemasan oleh-olehnya masih biasa sekali, tapi sekarang kemasannya udah bagus-bagus, cantik-cantik, jadi desain ini memang dibutuhkan pasar,” katanya.

Di tahap awal ini, Gati juga ingin Program Design Lab and Smart Sentra melatih 20 orang pelaku IKM, sehingga ke depan, mereka bisa menjadi mentor bagi para pelaku IKM lainnya, dalam membuat desain kemasan produk yang menarik.

”Dari 20 kita sortir lagi sebenarnya, jadi mana yang paling bagus, misalnya yang menang fashion maka kita jadikan mentornya fashion, jadi yang 20 ini sebetulnya kita jadikan mentor,” tambahnya.

Dalam acara yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta, Aris Riyanto mengakui efektivitas penjualan produk, jika desain kemasannya terlihat menarik. Selama ini, pihaknya juga memperhatikan kualitas desain kemasan produk IKM, lewat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknologi Tepat Guna.

”Itu ada kemasan disana, dan masyarakat itu banyak juga yang memesan kesana, banyak sekali kotak-kotak bungkusan untuk kemasan dari produk-produk itu, walaupun harganya tiga ribu rupiah, tapi nilai jual yang ditingkatkan oleh kemasan itu berlipat,” terang dia.

Salah satu desainer perhiasan perak dari Kotagede, bernama Surya usia 24 tahun berharap, program Design Lab and Smart Sentra, bisa menggiatkan IKM kerajinan perak di tempatnya, sehingga anak-anak muda seusianya mau terlibat.

”Ini bagus ya mas, jadi sentra itu harus digiatkan, contoh di Kotagede nyari yang generasi muda perajin perak seumuran saya sudah susah kan, semoga adanya ini terus anak-anak muda jadi lebih tertarik sih,” kata dia.

Agar program ini terukur dan termonitor dengan baik, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian, mengembangkan aplikasi smart sentra sebagai media pembelajaran online dan monitoring program. (ws/yyw).                                                              

  • Tentang Penulis

    Wahyu Suryo

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00