• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pertahanan dan Keamanan

Komponen Pendukung Pertahanan Negara

17 October
19:59 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Kasubdit Rendiaga Ditsumdahan Kolonel Achmat Miftahudin, S.Sos., M.Si. dalam raker Pembinaan Sarana Prasarana Nasional untuk Komponen Pendukung Pertahanan Negara tahun 2019 menyampaikan, Sistem pertahanan negara Republik Indonesia sesuai UU no 3 tahun 2002 memiliki sistem pertahanan semesta melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan total oleh seluruh elemen bangsa secara terpadu dan terarah, berlanjut untuk mendapatkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.

Menurutnya, UU no 3 tahun 2002 dibuat seiring perkembangan dan tuntutan reformasi yang mengatur sistem pertahanan negara sesuai dengan landasan konstitusi UUD 1945 pasal 27 ayat (3), pasal 30 ayat (1) dan ayat (2).

Miftahudin menyebutkan, dalam sistem pertahanan negara yang melibatkan unsur lain di luar tentara harus memiliki regulasi yang mengaturnya, sehingga terdapat tiga komponen dalam sistem pertahanan negara yaitu Komponen Utama, Komponen Cadangan, Komponen Pendukung.

"Sistem pertahanan negara dalam menghadapi ancaman militer menempatkan TNI sebagai komponen utama dengan didukung komponen cadangan, dan komponen pendukung," katanya di Yogyakarta, Kamis (17/10/2019).

Miftahudin menjelaskan, komponen pendukung merupakan wadah warga negara dan pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional dalam usaha pertahanan negara.

"komponen pendukung terdiri atas warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang secara langsung atau tidak langsung dapat meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan," jelasnya.

Miftahudin mengungkapkan, bahwa di Asia hanya Indonesia yang belum memiliki komponen cadangan, "Singapura itu seluruh warga negaranya adalah insan pertahanan dan keamanan negara, Malaysia sudah memiliki komponen cadangan yang lebih besar dibandingkan komponen cadangannya," ungkapnya.

sementara penataan komponen pendukung diterangkannya terdiri dari tahap penyiapan mulai pendataan, pemilahan, pemilihan, verifikasi dan tahap penetapan melalui sertifikasi.

"Sertifikasi merupakan ujung kegiatan penetapan. Kegiatan ini bersifat administratif yaitu pengesahan peran dan fungsi bahan logistik wilayah beserta pengelola dan atau pemiliknya sebagai komponen pendukung pertahanan negara," pungkasnya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00