• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pertahanan dan Keamanan

Yogyakarta Aman dan Nyaman

15 October
12:27 2019
1 Votes (1)

KBRN, Yogyakarta : Sekitar Satu bulan menjabat sebagai Komandan Kodim 0734, Kolonel ARH Zaenudin SH, MHum menilai Yogyakarta sebagai kota Budaya dan Kota Pelajar merupakan tempat yang aman dan nyaman.

Komandan Kodim 0734 Yogyakarta Kolonel Artileri Pertahanan Udara -ARH- Zaenudin SH, MHum mengatakan, berbagai metode-metode pendekatan TNI kepada masyarakat terus dilakukan dalam upaya mewujudkan TNI Manunggal bersama rakyat.

Kolonel ARH Zaenudin yang menjabat Komandan Kodim 0734 Yogyakarta bulan September lalu menjelaskan, pendekatan yang dilakukan TNI salah satunya melalui pendekatan budaya yang merupakan salah satu alternatif paling efektif di Yogyakarta sebagai Kota Budaya.

"Jogja ini kan Kota Budaya, Kota Pelajar sehingga pendekatan-pendekatan yang dilakukan dalam pembinaan harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi wilayah di Yogyakarta. Pendekatan Budaya merupakan alternatif yang mungkin paling efektif untuk lebih mendekatkan TNI dengan masyarakat termasuk diantara pendekatan agama, maupun pendekatan kekeluargaan yang sekarang ini sudah dilakukan misalnya dengan melakukan kegiatan TMMD, TNI tidur di rumah masyarakat, mengangkat keluarga asuh dimana ia bertugas. Itulah metode-metode pendekatan yang dilakukan oleh TNI dalam rangka untuk terus meningkatkan kemanunggalan TNI bersama Rakyat," papar Zaenudin, Selasa (15/10/2019).

Zaenudin, yang merupakan Kolonel pertama menjabat Komandan Kodim 0734 Yogyakarta menilai, Yogyakarta merupakan daerah yang aman dan nyaman untuk pelajar, maupun untuk melakukan aktifitas lain di malam hari.

"Jogja merupakan daerah yang sangat enak, sangat nyaman untuk tinggal maupun untuk melaksanakan kegiatan maupun aktifitas-aktifitas lain termasuk kegiatan belajar, karena Jogja merupakan Kota Wisata, Kota Pelajar, Kota Budaya dan kondusifitasnya luar biasa, bisa dicontoh oleh wilayah-wilayah lain. Jogjakarta kita mau keluar jam berapa pun rasanya aman, nyaman mau cari makan apapun ada sampai jam berapapun ada, inilah Jogjakarta," jelasnya.

Kolonel ARH Zaenudin menyebutkan, indikasi ancaman keamanan ada pada keberagaman yang ada di Yogyakarta, sehingga diperlukan langkah untuk menyatukan tujuan baik dari Etnisitas maupun religius sesuai Pancasila dan Sumpah Pemuda menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih sejahtera. (ian/mrt)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00