• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) DIY, Tertinggi di Indonesia

11 October
13:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono Sepuluh mengingatkan, tantangan setelah terpilihnya DIY menjadi Provinsi dengan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) tertinggi di Indonesia semakin berat.

Direktorat Jendral Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan hasil penghitungan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) 2018, ada 13 provinsi di Indonesia yang memiliki nilai IPK di atas angka nasional sebesar 53,74. Dari 13 provinsi tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi dengan nilai IPK tertinggi yaitu sebesar 73,79.

Menanggapi perolehan itu, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kepatihan Yogyakarta Jumat siang (11/10/2019) mengaku tidak mengetahui secara rinci kriteria penilaian. Dimungkinkan juga terkait dampak program budaya dipandang dari sektor sosial ekonomi masyarakat.

Sultan juga mengaku, tingginya indeks pembangunan kebudayaan juga karena adanya urusan Keistimewaan DIY.

"Rincian penilaian, urusan keistimewaan ya jelas mesthi ada gak mungkin tidak. Tiap tahun menyelenggarakan, indeksnya mestinya logika saya ada faktor kebudayaan konteks ekonomi, aspek sosial masyarakat kan mestinya kesitu," jelas Sultan.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga mengingatkan, menjadi provinsi dengan Indeks Pembangunan Kebudayaan tertinggi bukanlah akhir. Akan tetapi menjadi tantangan baru untuk terus dapat berkarya, bekerja membangun peradaban.

"Saya lebih baik penghargaan, bukan segalanya tapi justru beban kita untuk survive. IPK merupakan instrumen untuk mengukur capaian kinerja pembangunan kebudayaan," tegas Sultan.

Untuk menyiapkan penilaian ini, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Pusat Statistik menyusun IPK dengan mengacu pada konsep Culture Development Indicators (CDIs) UNESCO. (wur/mrt/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00