• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Seni Budaya

Bangkitkan Kearifan Lokal, Warga Cebongan Kidul Mlati Sleman Gelar Merti Dusun

11 October
08:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sleman : Masyarakat Dusun Cebongan Kidul Tlogoadi Mlati Sleman menggelar Merti Dusun yang dimulai Kamis (10/10/19) dan akan berlangsung hingga Sabtu (12/10/19}.

Acara Merti Dusun diawali dengan Nyekar yakni mengirim doa kepada para leluhur di makam dusun Cebongan Kidul sekaligus dilakukan tabur bunga.  Prosesi Merti Dusun dilanjutkan  acara pengambilan air di Tuk Kranji yang berada di timur Dusun Cebongan Kidul.  Air kemudian dimasukkan dalam jeding/kendi dan selanjutnya dikirab mengelilingi dusun sejauh 5 km.

Mengiringi kirab jeding/kendi yakni Bregodo Bokari Cebongan Kidul lengkap dengan pakaian keprajuritan, potensi kesenian warga, serta para ketua RT. Kadus dan warga dengan menggunakan pakaian adat Jawa. Selain itu, juga ditampilkan 2  buah gunungan buah dan sayur hasil bumi warga Cebongan Kidul, yang selanjutnya diperebutkan warga.

Kadus Cebongan Kidul Supanto mengungkapkan, bahwa kegiatan Merti Dusun rutin dilaksanakan warga sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh SWT yang telah memberikan kemakmuran warga.

"Kegiatan ini juga untuk melestarikan budaya, dan berbagai potensi kesenian akan ditampilkan oleh warga selama kegiatan Merti Dusun," jelas Supanto.

Merti Dusun  yang  berlangsung 3 hari mulai Kamis (10/10/19 hingga Sabtu  (12/10/19), menurut Supanto, yang paling penting adalah untuk menjaga guyub rukun warga, guna terwujudnya pembangunan dusun yang lebih baik dan membuat warga Cebongan Kidul menjadi sejahtera.

Dalam rangkaian kegiatan Merti Dusun Cebongan Kidul, dilakukan penanaman 1000 pohon buah-buahan serta pohon perindang yang merupakan bantuan dari Dinas Lingungan Hidup dan Kehutanan  maupun Dinas Pertanian DIY.

"Selama berlangsungnya Merti Dusun, dimeriahkan juga dengan pasar kampung yang menyediakan aneka jajanan tradisional sampai modern. Bagi pengunjung disediakan  spot-spot yang dapat digunakan untuk foto-foto Selfie. Yang untuk kesenian, ditampilkan atraksi kesenian anak-anak dan orkes campursari Opo Anane yang merupakan kesenian lokal Cebongan Kidul," tambah Supanto.

Pada hari kedua Jumat (11/10/19),  masih ditampilkan potensi kesenian dari anak-anak dilanjutkan orkes dangdut. Pada hari terakhir Sabtu (12/10 /19) pagi, dilaksanakan senam bersama dan malam harinya dilaksanakan pentas Sendratari Bukhari dan pentas ketoprak Putra Bukhari dengan para pelaku dari warga setempat. (kus/mrt)

  • Tentang Penulis

    Kusdiyanto Koestidjo

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Sumarti

    Admin RRI Yogyakarta

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00