• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

'Bumikan' Batik, SMK di Gunungkidul Gelar Lomba

10 October
10:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gunungkidul : Pengakuan batik sebagai warisan dunia milik bangsa Indonesia sebagaimana telah ditetapkan oleh badan dunia PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO, semakin mendorong segenap masyarakat untuk lebih ‘membumikan’ batik.

Upaya-upaya ke arah itu telah banyak dilakukan, baik oleh pemerintah maupun lembaga-lembaga lain termasuk di kalangan masyarakat dan dunia pendidikan, seperti yang dilakukan oleh SMK Negeri 2 Gedangsari Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sekolah kejuruan ini, menggelar Lomba Batik bertema ‘Dengan Lomba Batik Kita Lestarikan Batik dan Mengenalkan Motif Batik Gedangsari kepada Dunia’, diikuti puluhan siswa SD hingga SMK, berlangsung di SMKN 2 Gedangsari, Rabu (9/10/2019).

Kepala Sekolah SMKN 2 Gedangsari, Supiningsih, S.Pd., M.Pd dalam rilisnya kepada RRI menyebutkan, lomba batik digelar dengan tujuan antara lain untuk melestarikan budaya batik di kalangan masyarakat, khususnya batik khas Gedangsari. 

“Saya sebagai Kepala Sekolah mempunyai inspirasi dan inovasi untuk kemajuan sekolah dan wilayah Gedangsari,” jelasnya.

Selain itu, membuktikan kompetensi muatan lokal (mulok) dan ekstrakurikuler yang ada di lembaga pendidikan wilayah Gedangsari, bahwa batik berani berkompetisi. Mengembangkan teaching factory yang ada di SMKN 2, sekaligus mengupayakan UKM-UKM di wilayah Gedangsari dapat memaksimalkan aktifitas membatik.

Batik juga menjadi refleksi akan keberagaman budaya di Indonesia, yang terlihat dari sejumlah motifnya. Untuk itu masyarakat perlu didorong mampu berkreasi untukm menemukan dan menghasilkan motif-motif batik khas wilayah masing-masing.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Gedangsari,  Eka Budiyana mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak sekolah.

“Ayo kita bersama-sama mengembangkan kompetensi batik yang ada di Wilayah Gedangsari, sebagai bukti dari pembelajaran mulok dan ekstrakurikuler,” terangnya.

Hal senada juga dikemukakan oleh pihak Muspika setempat yang menyebut bahwa wilayah Gedangsari mempunyai potensi batik yang luar biasa.

Lomba batik tersebut menghadirkan pakar batik, yakni Purwanti dan Suroto, sedangkan hasil karya motif batik yang menang akan dipatenkan menjadi batik khas Gedangsari, Gunungkidul. (ril/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00