• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

Pelajar di DIY Dihimbau tidak Terpengaruh Ajakan Aksi Demo 30 September

26 September
19:28 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Menyikapi beredarnya ajakan demo pelajar 30 September mendatang, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY) menginstruksikan sekolah-sekolah untuk mengkondisikan para siswanya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga DIY, Kadarmanto Baskoro Aji di Kepatihan Yogyakarta mengatakan, sekolah diharapkan dapat mengkondisikan siswanya untuk tidak terlibat dalam aksi demo pelajar 30 september itu. Apalagi hari itu merupakan hari efektif belajar. Jika memang masih ada siswa yang mengikuti aksi, dapat dikenai sanksi sesuai tata tertib yang berlaku di sekolah.

“Untuk dikondisikan untuk tidak usah jadi di dalam aktivitas itu, karena saat itu harinya efektif pembelajaran, anak-anak wajib mengikuti pembelajaran. Aktivitas belajar seperti biasa. Sekolah dan para murid dikoordinasikan OSIS kalau punya keinginan bagaimana belajar demokrasi bisa dilakukan di sekolah. harus ikut pelajaran, gak boleh bolos meninggalkan pelajaran,” tegas Baskoro Aji, Kamis (26/9/2019).

Kalau ada siswa nekad, menurutnya, sekolah punya tata tertib (tatib) yakni anak tidak hadir tanpa keterangan yang jelas maka itu ada sanksinya. Yang akan memberikan sanksi pihak sekolah sesuai dengan tatib masing-masing.

“Kita serahkan kepada sekolah untuk sanksi anak yang tidak hadir saat pembelajaran di hari trsebut. Kita minta supaya sekolah bisa mengkondisikan murid. Ajakan itu tidak perlu dipenuhi karena jamnya pelajaran,” tandasnya.

Baskoro Aji menambahkan, faktor keamanan menjadi salah satu alasan kuat tidak diperkenankannya pelajar DIY mengikuti aksi demo pelajar 30 september. Jika pelajar ingin belajar berdemokrasi, atau memang ingin menyampaikan aspirasi, pelajar millenial tentu dapat memanfaatkan kemampuan penguasaan teknologi informasinya, tanpa harus pergerakan massa.

“Sekarang waktunya kalian belajar menyampaikan aspirasi. Aksi seperti itu di jalan banyak korban, sayang kan. Anak millenial kan menguasai IT pakai IT saja kan bisa menyanpaikan aspirasi,” kata Baskoro Aji.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kadarmanto Baskoro Aji menambahkan, pihaknya juga mengimbau orang tua untuk memantau anak-anaknya lebih ketat agar tidak terlibat kegiatan yang dapat merugikan dan membahayakan anak itu sendiri. (wur/yyw).

  • Tentang Penulis

    Wuri Damaryanti Suparjo

    Reporter RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00