• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

SMA Negeri 1 Sleman Lounching Gerakan Sekolah Menyenangkan

25 September
15:27 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sleman : Sekolah Menengah Atas Negeri SMA N 1 Sleman meluncurkan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), disaksikan oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun bersama dengan Dosen Fakultas Teknik UGM yang juga menjadi inisiator GSM, Muhammad Rizal serta, disaksikan seluruh siswa dan guru SMAN 1 Sleman, pada Rabu (25/9/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rizal menuturkan bahwa dalam penerapan GSM, selain meningkatkan kualitas pendidikan melalui ekosistem murid, peran guru juga diberikan tolak ukur tersendiri. 

“Di dalam GSM itu ada beberapa hal terkait peran guru yaitu diberi otonimi dan kebebasan seluas-luasnya di dalam menerapkan kurikulum menjadi kurikulum kelas,” tuturnya. 

Dijelaskannya, hal lain terkait peran guru dalam GSM yaitu dilakukan peningkatan kompetensi guru untuk memperluas perspektifnya dalam memahami bahwa sekolah tidak hanya tempat belajar ilmu pengetahuan saja, akan tetapi juga sebagai tempat mempelajari ilmu kehidupan. 

“Guru itu harus diupdate kompetensi dan knowledgenyawider prespectivenya harus luas sehingga yang dibangun bukan konten akademik tetapi yang dibangun adalah keterampilan berpikir,” jelasnya. 

Selain itu, penerapan GSM dinilai akan lebih memfokuskan kepada perkembangan kualitas mental para siswa. 

Sementara itu, Wakil Bupati , Sri Muslimatun dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Sleman mendukung adanya GSM di SMAN 1 Sleman. Menurut,ya, gerakan tersebut selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Sleman yaitu Sekolah Ramah Anak. 

Sri Muslimatun menilai adanya GSM yang mulai diterapkan di sekolah ini bisa menjadi solusi untuk menjauhkan anak dari kenakalan remaja seperti bully dan klitih. Pasalnya, dari sejumlah kasus kenakalan remaja, salah satu faktor yang melatar belakangi kasus tersebut yaitu adanya kesenjangan di dalam keluarga, sekolah ataupun lingkungan.

“Ada tiga unsur untuk tercapainya pendidikan, yaitu rumah (keluarga), sekolah dan lingkungan. Ketiga unsur ini sangat berperan. Di ketiga unsur ini, anak-anak perlu merasakan sesuatu yang menyenangkan. Di Rumah, anak-anak harus merasakan senang, begitu juga di Sekolah dan lingkungannya.” Katanya.

Menurutnya, jika dari ketiga unsur tersebut anak tidak merasakan senang dan rasa nyaman, dapat menimbulkan kesenjangan.

“Sangat mungkin ketika terjadinya kenakalan remaja seperti klitih, dikarenakan adanya kesenjangan. Ada sesuatu yang hilang yang mereka butuhkan, yang tidak terpenuhi sehingga, mencari tempat lain untuk memenuhi kepuasanya, rasa senangnya, dan rasa ingin diakui,” jelas Sri Muslimatun. (yyw).

  • Tentang Penulis

    Kusdiyanto Koestidjo

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00