• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

40 Anak Victoria Belajar di Yogyakarta

19 September
23:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kunjungan Menteri Pendidikan Victoria, James Merlino pada di Gedhong Wilis Kepatihan, Kamis (19/9/2019). 

Kunjungan James Merlino ini dalam rangka mendampingi 40 anak usia 15 tahun dalam Program Victorian Young Leaders (VYL) yang akan belajar selama enam minggu di Yogyakarta.

"Program di bidang pendidikan yang berjalan ini diharapkan mampu membangun korelasi tidak hanya antar pemerintahan, tetapi juga antar warga kedua wilayah," kata Sri Sultan HB X usai menerima kunjungan Menteri Pendidikan Victoria, James Merlino pada di Gedhong Wilis Kepatihan. 

Sri Sultan juga menyarankan agar anak-anak dalam Program VYL 2019 dapat berbaur dengan masyarakat Yogyakarta dengan menginap di rumah warga selama program berlangsung. Dengan begitu, mereka juga dapat belajar budaya dan nilai-nilai yang ada di Yogyakarta.

"Harapan saya, jangan menginap di hotel, tapi bagaimana anak-anak ini menginap di tempatnya warga, sehingga terjadi dialog-dialog budaya, dan dialog nilai yang bisa mempererat hubungan antar bangsa yang berbeda adat budaya ini," lanjutnya.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menambahkan ke depannya kerja sama akan diperluas tidak hanya pada bidang musik dan budaya, tapi juga di bidang lainnya.

"Kan saya mau ke sana juga untuk memperpanjang kerjasama. Harapan saya bisa diperluas juga bidang kerjasamanya," katanya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Victoria, James Merlino menyebut dipilihnya Yogyakarta untuk Program VYL dilatarbelakangi adanya kesamaan Kota Melbourne sebagai ibukota Victoria dengan Yogyakarta.

"Melbourne dan Yogyakarta memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menjadi kota pedidikan," urainya.

Dalam program VYL 2019 ini, siswa peserta akan belajar tentang bahasa, budaya, kesenian, dan nilai-nilai yang ada di Yogyakarta. 

"Tujuan dari program ini antara lain untuk membangun pemahaman antar budaya siswa dan kemampuan untuk secara efektif terlibat dengan orang-orang dari budaya lain, melalui pengembangan hubungan pribadi bersama teman mereka di Indonesia. Selain itu, program ini juga bertujuan mengembangkan kemampuan bahasa Indonesia para peserta dan menginspirasi studi bahasa, serta mengembangkan kewarganegaraan global dan kemampuan kepemimpinan siswa," papar James. (wur/ian/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00