• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Mahfud MD Dukung Revisi UU KUHP

17 September
10:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Mantan Ketua MK Mahfus MD di Kepatihan Yogyakarta menyelaskan, dirinya memang belum membaca revisi terakhir KUHP. Hanya saja untuk revisi di tahun 2017 menurutnya sudah cukup bagus.

Adanya pihak yang setuju dan tidak setuju terkait revisi UU KUHP, merupakan hal yang wajar bagi negara demokrasi.

"Bahwa banyak yang tidak setuju, yanag setuju ya namanya negara demokrasi biasa saja kan gitu, kalau nunggu semua setuju itu tidak bakalan selesai," ujarnya, Senin siang (16/9/2019).

Mahfud menambahkan upaya revisi uu kuhp sudah dilakukan sejak tahun 80an. Bahkan menurut Mahfud, revisi UU KUHP juga sudah diamanatkan sejak 18 Agustus 1945.

"Saya setuju kalau disahkan as soon as posible. Ini udah lebih dari 30 tahun loh RUU KUHP ini. Lebih 30 an dulu awal 80an panitianya pak Muladi sampe sekarang ini ganti berapa Mentri belum selesai. Nah sekarang menurut saya waktunya sudah disahkan. Diskusi tentang KUHP sudah sangat panjang dan terbuka dan kita tahun 45 tanggal 18 Agustus itu sudah diperintahkan Konstitusi agar mengubah KUHP," ungkap Mahfud.

Mahfud MD menambahkan jika memang ada hal yang dinilai salah pada RUU KUHP. Sementara RUU KUHP sudah disahkan nantinya, masih dapat ditempuh upaya perbaikan di tingkat implementasi misalnya pada PP atau bahkan melakukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi.

"Disahkan saja kalau salah kan nanti ada perbaikan perbaikan di tingkat, implementasi PP ada uji MK kalau salah total kan bisa," tambahnya.  

Sementara itu sejumlah aktivis di Yogyakarta, menyampaikan aspirasi di DPRD DIY. Mereka mendesak penundaan Revisi KUHP untuk melindungi HAM dan Demokrasi. Selain di halaman DPRD DIY, mereka juga melakukan aksi Diam 16-an ke 61 di depan Gedung Agung pukul 16.00 WIB. (wur/mrt/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00