• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pariwisata

Peningkatan Pelayanan Wisata Jeep Merapi

17 September
09:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Pengelola jeep wisata lereng Merapi terus membenahi pelayanan jeep wisata kepada para wisatawan.

Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi, Dardiri saat hendak bersilaturahmi ke Wakil Gubernur DIY di Kepatihan Yogyakarta mengatakan, pihaknya telah menyiapkan prosedur standar operasional jeep wisata Merapi termasuk salah satunya dari sisi kelayakan demi menjaga keselamatan.

Namun diakui, hal itu tidak dapat dilakukan secara instant. Saat ini dimungkinkan baru sekitar 60 persen jeep wisata Merapi yang memenuhi aturan SOP uji kelayakan.

"Siap wisata zero accident sesuai SOP yang kita siapkan. Kelayakana kita pengecekan di Dishub, Polres, CPM juga Satpol PP. Ada peningkatan tapi gak signifikan koordinasi masing-masing Polres Sleman, Dishub tidak signifikan naik. Tapi sudah mulai berbenah ya 50-60 lah. Kalau langsung ya kan beli jeep kan ada yang kredit di bank untuk meningkatkan kehidupan lereng Merapi," jelas Dardiri, Senin (16/8/2019).

Dardiri menambahkan, persoalan belum Seratus persennya jeep wisata Merapi memenuhi, mematuhi prosedur standar uji kelayakan juga dikarenakan keterbatasan dana. Apalagi selama ini, omset masing-masing pemilik jeep menurun, karena orderan menurun hingga 50 persen. Penurunan omset dimungkinkan karena bertambahnya jumlah jeep hingga hampir Dua kali lipat, dari 700-an menjadi Seribu lebih jeep wisata Merapi.

"Dulu seminggu diatas 14 ssekarang rata-rata ya 7-8. Hampir separuh 50 persen saya juga berpikir mungkin terlalu banyak armada dulu kan 600 sekarang Seribu lebih. Animo pengunjung masih banyak karena banyaknya jeep akhirnya gak bisa seperti itu," ungkapnya.

Dardiri menambahkan, pihaknya juga telah membuat paket wisata jeep Merapi. Saat ini ada 6 paket rute wisata jeep Merapi. Selain untuk menjaga keharmonisan dengan truk penambang pasir, pembuatan rute juga sebagai upaya menjaga kepadatan arus jeep wisata sehingga tidak terlalu padat. Karena jika terlalu padat, waktu tempuh sekali perjalanan akan lebih lama, sehingga frekuensi perjalanan minim.

Sebagai upaya membangkitkan minat wisatawan memanfaatkan jeep wisata lereng Merapi, Asosiasi jeep wisata lereng Merapi akan menggelar acara pawai seribu jeep wisata Merapi merayap di Merapi pertengahan Oktober mendatang. (wur/mrt/yyw).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00