• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Tanggulangi Anemia Remaja, Sleman Gelar Jambore

13 September
11:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sleman:Bupati Sleman Sri Purnomo membuka kegiatan Jambore Remaja dalam rangka sosialisasi Gerakan Tanggulangi Anemia Remaja dan Thalasemia (GeTAR Thala) dan Senam Germas Sembada, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (13/9/19).  Kegiatan tersebut diikuti oleh 220 siswi SMA dari berbagai SMA di Kabupaten Sleman. Kegiatan diawali dengan Senam Sembada, dilanjutkan dengan sosialisasi.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutannya menyambut baik diselenggarakannya kegiatan tersebut, karena menurutnya untuk mendapatkan SDM yang unggul, dimulai dari salah satu faktornya adalah pentingnya peduli akan kesehatan sejak dini.

Berdasarkan hasil survei yang didapat dari tahun 2016 hingga 2018, angka anemia remaja di kabupaten Sleman cenderung tidak mengalami penurunan yang signifikan.

"Hasil survei yang dilakukan di Puskesmas Prambanan, pada 2018 didapat angka 22,86% remaja putri yang mengalami anemia," katanya.

Untuk mencegah hal tersebut, Pemkab Sleman melalui Dinkes Sleman melakukan intervensi dengan mensosialisasikan dan membagikan tablet tambah darah bagi remaja putri di tingkat SMA di Kabupaten Sleman dan rutin melakukan Senam Germas Sembada.

Sri Purnomo mengungkapkan, langkah tersebut dilakukan agar ketika remaja putri tersebut pada saatnya menikah dan mulai kehamilan, asupan gizi untuk bayi yang dikandungnya akan tercukupi dan akhirnya akan menekan resiko bayi stunting.  

Ia pun berharap, melalui gerakan tersebut mampu menekan angka prevalensi remaja putri anemia di Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Wisnu Murti Yani mengatakan, untuk mendorong gerakan tersebut telah dikeluarkan Peraturan Bupati Sleman No. 27 Tahun 2019. Nantinya, Dinkes Sleman bekerjasama dengan Puskesmas terdekat dan Sekolah, akan rutin mensosialisasikan dan memberikan tablet tambah darah ke sekolah.

Menurutnya, gerakan tersebut sangat penting bagi remaja putri guna mencegah stunting sejak dini. "Kita harus mempersiapkan ibu hamil yang sehat, yakni yang tidak anemia," pungkas Wisnu Murti.(kus/mrt)

  • Tentang Penulis

    Kusdiyanto Koestidjo

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Sumarti

    Admin RRI Yogyakarta

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00