• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olah Raga

Tim Balap Motor DIY Sukses Lolos ke PON Papua

13 September
10:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Tim balap motor DIY sukses menorehkan prestasi yang luar biasa di ajang Pra PON cabang olahraga balap motor yang berlangsung tanggal 11-12 September 2019 di Sirkuit Sentul.

KONI bekerjasama dengan IMI DIY menyeleksi pembalap-pembalap terbaik dari Yogyakarta untuk mengikuti Pra PON ini di Dua kategori usia dan Dua kelas yang diperlombakan.

Dari kategori usia diatas 21 tahun, Tim DIY yang menurunkan Dua pembalapnya yaitu Yoga Adi Pratama dan Syamsul Arifin sukses menorehkan prestasinya dengan meloloskan kedua pembalapnya ke PON Papua baik nomor perorangan maupun beregu, bahkan di kategori beregu DIY mampu tampil podium ke-3 berada di bawah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Usai podium, Ketua IMI DIY Eka Sulistyana ketika dikonfirmasi RRI mengatakan rasa syukurnya, bisa meloloskan ke PON dan sungguh diluar target bisa podium ke-3.

"Tolong bantu kami di Jogja, inilah Jogja dengan segala ketebatasannya. Supaya anak-anak itu tidak padam semangate itu lo, dengan segala keterbatasan tentu beberapa pihak telah membantu kami, terimakasih. Namun bantuan itu ternyata jauh dari cukup. Selain itu KONI, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada KONI yang telah memberikan support kepada kami," ungkap Eka Sulistyana. (13/9/2019)

Kesuksesan seniornya ini diikuti juga Tim Junior DIY turun dikategori usia 10-20 tahun yang menurunkan pembalapnya Hafid Pratama Nursandi dan Muhammad Hildan Kusuma mampu meloloskan di kelas beregu. Sementara di kelas perorangan gagal melaju ke PON mengingat saat balapan Hafid Pratama terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan hingga finish.

Eka Sulistyana menambahkan, dengan hasil ini paling tidak wakil DIY di dunia balap motor sudah memastikan wakilnya di PON Papua 2020 mendatang dan syukur-syukur bisa mengulang prestasi PON 2016 di Bandung dengan menyabet medali emas. (ugik/mrt)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00