• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & Kriminal

UGM Bersama MK, MPR, KPK Tandatangani Deklarasi Anti Korupsi

11 September
21:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta :  Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bersama dengan Mahkamah Konstitusi (MK), Majelis Perwakilan Rakyat (MPR), serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandatangani Deklarasi Anti Korupsi, di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Rabu (11/9/2019).

Pakta integritas deklarasi anti korupsi ditandatangani oleh Rektor UGM Prof.Ir.Panut Mulyono, Wakil Ketua MK Aswanto, Ketua KPK Agus Rahardjo, dan Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono, didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan disaksikan ratusan penyelenggara negara, aparat penegak hukum, civitas akademika dan mahasiswa.  

Pendatanganan deklarasi anti korupsi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), menjadi salah satu agenda dalam rangkaian acara Festival Konstitusi dan Anti Korupsi yang diselenggarakan atas kerja sama antara MK, MPR, KPK, serta UGM pada 10-11 September 2019 di GSP UGM.  

Festival Konstitusi dan Anti Korupsi dibuka secara resmi oleh Gubernur DIY Sri SultanHB X dengan pemukulan gong, didampingi oleh Wakil Ketua MK, Sekjen MPR, Ketua KPK, dam Rektor UGM.  

Sultan saat membuka acara menyampaikan harapan, melalui kegiatan ini dapat mendorong kebangkitan masyarakat untuk sadar terhadap konstitusi dan berpartisipasi dalam mendukung gerakan anti korupsi di Indonesia. 

“Harapannya bisa mendorong kebangkitan masyarakat sadar konstitusi dan anti korupsi, dari Jogja untuk Indonesia,” tutur Sultan. 

Sementara terkait usulan revisi UU KPK, Sultan berharap nantinya bisa dicapai win-win solution. 

Keputusan  nantinya layak ditunggu untuk percepatan penyelesaian demi kepentingan bangsa,” sebut gubernur DIY.

Rektor UGM menyampaikan sebagai kampus dengan jati diri sebagai universitas nasional, universitas perjuangan, universitas pancasila, universitas kerakyatan, dan universitas pusat kebudayaan, UGM menyambut baik penyelenggaraan acara ini. 

Panut menyebut bahwa tidak ada satupun negara di dunia yang dapat maju tanpa memiliki landasan hukum yang prima, menjunjung tinggi keadailan, kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat. 

Menurutnya, masyarakat Indonesia patut bersyukur karena para pendiri bangsa Indonesia telah merumuskan pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum. Selanjutnya menjadi tugas generasi muda untuk mengejawantahkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

Selain penandatanganan deklarasi anti korupsi, melalui kegiatan tersebut juga digelar talkshow dengan tema Ukir Jejakmu Integritasmu ! Wujudkan Budaya Konstitusi dan Anti Korupsi yang diisi oleh Wakil Ketua MK, Sekjen MPR, Ketua KPK, Rektor UGM. 

Festival Korupsi dan Anti Korupsi 2019 merupakan penyelenggaraan tahun ke-4 hasil kerja sama antara MK, MPR, KPK, bersama perguruan tinggi di Indonesia. (mun/edi/yyw).

  • Tentang Penulis

    Munarsih Sahana

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Edi Susilo

    RRI Yogyakarta<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00